Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Kalah Karena Faktor Fisik, SMA Jhon 23 Merauke Tatap DBL 2027

Yohanes Palen • 2026-02-07 12:38:49
SMA Jhon 23 Merauke saat bertanding pada partai final melawan SMA Teruna Bakti, Jumat (6/2/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN)
SMA Jhon 23 Merauke saat bertanding pada partai final melawan SMA Teruna Bakti, Jumat (6/2/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Tim basket putra SMA Jhon 23 Merauke harus mengakui keunggulan lawannya, SMA Teruna Bakti, pada partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026. 

 

Wakil Kota Rusa itu kalah dengan skor telak 62–41 dan harus merelakan ambisi mereka meraih gelar juara.

 

Pada laga puncak tersebut, SMA Jhon 23 Merauke tampil penuh semangat sejak awal pertandingan. 

 

Namun, faktor fisik menjadi kendala utama yang membuat mereka kesulitan mengimbangi permainan cepat dan agresif yang ditampilkan Teruna Bakti.

 

Kekalahan ini sekaligus mengubur mimpi SMA Jhon 23 Merauke untuk menyabet mahkota juara Honda DBL 2026. 

 

Meski demikian, hasil tersebut tidak sepenuhnya disesali oleh tim, yang menilai partisipasi hingga babak final sebagai pencapaian positif.

 

Bagi para pemain, kegagalan di partai puncak justru menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran berharga untuk tampil lebih siap di ajang Honda DBL tahun 2027 mendatang.

 

Pelatih tim basket putra SMA Jhon 23 Merauke, Efander, mengakui bahwa kondisi fisik anak asuhnya menjadi faktor penentu dalam laga final tersebut.

 

“Secara permainan dan mental anak-anak sudah berjuang maksimal. Namun, kami kalah di faktor fisik. Ini jadi evaluasi penting agar ke depan kami bisa mempersiapkan tim lebih baik lagi,”ujar Efander usai pertandingan.

 

Ia menambahkan, timnya akan segera melakukan pembenahan, khususnya dalam hal daya tahan dan konsistensi permainan, agar dapat bersaing lebih kompetitif pada gelaran DBL berikutnya.

 

Dengan modal pengalaman tampil di final Honda DBL 2026, SMA Jhon 23 Merauke optimistis dapat bangkit dan kembali menantang gelar juara pada DBL 2027.

 

"Kami pulang dengan status runner up, tahun depan kita berusaha lebih baik lagi, tentunya dengan persiapan yang lebih matang juga,"pungkas Efander. (*)

Editor : Agung Trihandono
#papua #Honda DBL with Good Day #basket