CEPOSONLINE .COM, JAYAPURA- Bek asal Papua Selatan, Yohanes Kandaimu, dikabarkan akan melanjutkan kariernya ke luar negeri. Pemain berpostur jangkung itu disebut-sebut bakal bergabung dengan Kelantan Real Warrior, klub peserta Liga Super Malaysia.
Kabar ini mulai mencuat setelah akun instagram @Liga_Dagelan mengabarkan bahwa bek yang saat bermain di Persipal Palu akan berkarier di Liga Malaysia.
"Kabar Abroad, Yohanes Kandaimu dari Persipal Palu menuju Kelantan The Real Warrior". tulis instagram @Liga_Dagelan.
Kelantan Real Warrior sendiri saat ini tengah berjuang di Liga Super Malaysia di musim 2025/2026.
Dari total 16 pertandingan yang telah dijalani, klub tersebut berada di peringkat ke-10 klasemen sementara.
Mereka mencatatkan empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan sembilan kekalahan. Produktivitas gol Kelantan terbilang masih rendah dengan 14 gol, sementara lini pertahanan sudah kebobolan 31 kali, situasi yang membuat klub membutuhkan tambahan kekuatan di sektor belakang.
Nama Yohanes Kandaimu dinilai cocok dengan kebutuhan tersebut. Bek kelahiran Mappi, 12 Agustus 1995, ini memiliki tinggi badan 1,89 meter, yang menjadi keunggulan dalam duel udara dan situasi bola mati.
Pengalaman panjangnya di berbagai klub Tanah Air juga menjadi nilai tambah bagi Kelantan Real Warrior yang tengah berupaya memperbaiki performa lini belakangnya.
Saat ini, Yohanes masih tercatat sebagai pemain Persipal Palu. Ia baru bergabung pada putaran kedua Championship 2025/2026 dan sejauh ini baru tampil dalam satu pertandingan.
Kepindahannya ke Persipal sendiri terjadi setelah ia meninggalkan Persiku Kudus, klub yang dibelanya pada putaran pertama dan kedua Pengadaian Championship musim ini.
Karier profesional Yohanes Kandaimu terbilang panjang dan berliku. Ia mengawali perjalanan junior bersama PS Cigombong Putra sebelum menembus level senior bersama Persimap Mappi pada 2017.
Setelah itu, ia sempat memperkuat Sukabumi 28, PSG Pati, PSBS Biak, hingga Persita Tangerang, di mana ia mencatat 21 penampilan dan menyumbang satu gol.
Yohanes juga pernah membela Persebaya Surabaya, PSPS Riau, PSBK Biak, Persiku Kudus, hingga akhirnya Persipal Palu.
Dengan nilai pasar yang kini berada di kisaran Rp1,30 miliar, Yohanes menjadi salah satu bek Pegadaian Championship yang cukup diperhitungkan.
Jika rumor kepindahan ini benar-benar terwujud, Yohanes Kandaimu berpeluang melanjutkan tren positif pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri, khususnya di Liga Malaysia, yang dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi tujuan bagi pesepakbola asal Tanah Air.
Langkah ini sekaligus bisa menjadi tantangan baru bagi Yohanes untuk membuktikan kualitasnya di level kompetisi yang lebih kompetitif dan berbeda secara karakter permainan. (*)