CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Tim basket putra SMAN 1 Jayapura atau Smansa Jayapura bersiap menyambut Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Papua dengan komposisi yang berbeda dari musim sebelumnya.
Sebagai juara bertahan DBL Papua, Smansa justru hadir membawa banyak wajah anyar dalam skuadnya.
Perubahan itu cukup signifikan. Dari tim juara musim lalu, hanya dua pemain yang masih bertahan dan kembali memperkuat Smansa Jayapura pada musim ini.
Selebihnya, tim diisi oleh pemain-pemain baru yang tengah dibentuk sejak awal.
“Hampir semuanya pemain baru. Dari skuad juara tahun lalu, cuma dua yang masih ada. Jadi kami memang membangun tim ini dari nol lagi,” ujar salah satu penggawa Smansa Jayapura, Gerad Smith Stevenson Khoe.
Meski tampil dengan generasi berbeda, ambisi Smansa Jayapura tidak bergeser. Target mereka tetap sama, yakni mempertahankan gelar DBL Papua dan membawa kembali piala ke sekolah.
“Kami bakal berjuang semaksimal mungkin dengan skuad yang sekarang supaya bisa juara lagi,” lanjutnya.
Dalam proses persiapan, Smansa Jayapura sempat menemui tantangan. Bukan karena faktor eksternal seperti cuaca atau padatnya agenda akademik, melainkan soal membangun kekompakan tim baru.
“Sekarang persiapan sudah cukup matang. Tapi di awal-awal memang agak sulit karena kami harus membangun semuanya dari awal dengan pemain baru,” ceritanya.
Untuk mengatasi hal tersebut, intensitas kebersamaan di luar latihan menjadi salah satu kunci.
“Supaya lebih kompak, kami sekarang lebih sering kumpul bareng di sekolah,” tambah Gerad.
Datang dengan status juara bertahan, tekanan jelas terasa di dalam tim. Menurut Gerad, bayang-bayang prestasi kakak kelas menjadi tantangan tersendiri bagi skuad saat ini.
“Pastinya ada beban. Kakak kelas sebelumnya meninggalkan kami dengan gelar juara, jadi itu jadi tanggung jawab buat kami supaya bisa membawa piala itu kembali ke Smansa,” jelasnya.
Meski begitu, kepercayaan diri tetap terjaga. Smansa Jayapura menyadari bahwa gelar juara bukan hasil instan, melainkan proses panjang yang terus dibangun.
“Persiapan ini bukan cuma untuk DBL musim ini saja, tapi juga buat tahun-tahun ke depan. Supaya Smansa bisa terus bersaing dan mempertahankan prestasi,” tutupnya. (*)
Editor : Yohanes Palen