CEPOSONLINE.COM, MERAUKE - Asisten III Bidang Umum Setda Papua Selatan, Alberth A.Rapami mengatakan pemerintah daerah (Pemda) akan memperhatikan seluruh denominasi gereja yang ada di daerah Papua Selatan.
Hal itu dikatakan ketika mewakili Gubernur Apolo Safanpo menyampaikan sambutan dalam pelaksanaan sidang majelis daerah khusus Badan Pengurus Wilayah Khusus Gereja Bethel Indonesia.
Sidang tersebut dilaksanakan oleh Gereja Bethel Indonesia, Badan Pengurus Wilayah Khusus Papua Selatan di Gedung Bellafiesta Merauke, Selasa (2/6/2026).
Alberth Rapami menjelaskan, Provinsi Papua Selatan hadir berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2022 tentang pembentukan daerah otonom baru.
"Ini adalah perjuangan panjang kurang lebih 20 tahun," kata Alberth Rapami mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua Selatan tersebut.
Dikatakan, pembentukan provinsi baru bertujuan memperpendek rentang kendali pemerintahan. Karena inti pembangunan adalah pelayanan kepada masyarakat. Hal ini juga terjadi pada gereja-gereja.
"Pelayanan mempunyai banyak tantangan yang dihadapi oleh pemerintah Provinsi Papua Selatan,"ujarnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Alberth Rapami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak gereja, para jemaat dan para hamba-hamba Tuhan.
"Saya percaya bahwa hamba-hamba Tuhan dan semua umat yang setia bekerja diatas tanah ini akan mendapat tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain,"tambah Alberth. (*)
Editor : Lucky Ireeuw