Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update Ledakan Bom di Biak: Satu Pasien Rawat Inap Meninggal

I
Penulis: Ismail Ceposonline❯
Suasana jumpa Pers dipimpin oleh Kapolres Biak AKBP Ari Trestiawan bersama pihak-pihak yang terlibat dari Polri/TNI, Pemerintah Daerah menyampaikan update terkini dari ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak, Selasa malam (2/6). 
Suasana jumpa Pers dipimpin oleh Kapolres Biak AKBP Ari Trestiawan bersama pihak-pihak yang terlibat dari Polri/TNI, Pemerintah Daerah menyampaikan update terkini dari ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak, Selasa malam (2/6). 

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, BIAK - Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD terus bergerak cepat dalam menangani dampak ledakan hebat yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Selasa malam (2/6). 

Hingga tiga hari pasca-kejadian (H+3), aparat keamanan terus melakukan sterilisasi serta pencarian korban yang masih dinyatakan hilang.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, dalam konferensi pers yang digelar Selasa malam (2/6), mengungkapkan bahwa fokus pencarian saat ini diarahkan ke wilayah perairan.

Advertisement

"Untuk korban yang dinyatakan hilang atau belum ditemukan, saat ini statusnya masih tiga orang. Tim gabungan dibantu Basarnas tetap melakukan pencarian dengan fokus di Ring 2, yaitu wilayah pantai dan perairan," ujar AKBP Ari Trestiawan.

Sementara itu, wilayah Ring 1 lokasi ledakan belum bisa diakses secara bebas karena masih dalam proses sterilisasi oleh Tim Jibom Gegana Polda Papua. Ring 1 dinyatakan belum aman karena diduga masih menyimpan benda-benda sisa peledak yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Kabar Duka
Sementara itu, Kabar duka kembali datang dari korban luka yang sedang menjalani perawatan medis. Kapolres menyampaikan bahwa salah satu korban yang menjalani rawat inap di RSUD Biak dinyatakan meninggal dunia. Dengan demikian, total korban meninggal dunia akibat insiden ini bertambah menjadi enam orang.

Advertisement

"Dari dua korban yang kemarin menjalani rawat inap, hari ini satu di antaranya meninggal dunia. Jadi, total korban meninggal dunia yang tadinya lima orang, saat ini bertambah menjadi enam orang," jelas Kapolres.

Hingga saat ini, masih tersisa satu korban yang menjalani rawat inap di RSUD Biak, sementara 16 korban lainnya yang mengalami luka-luka dipastikan menjalani rawat jalan dalam pantauan tim medis.

Pemusnahan Bahan Peledak dan Temuan Serpihan Tubuh
Dalam perkembangannya, Tim Jibom Polda Papua, ungkap Kapolres Ari, berhasil mengamankan dan melakukan pemusnahan (disposal) terhadap sejumlah bahan peledak aktif yang ditemukan di lokasi. Benda-benda tersebut di antaranya adalah satu granat nanas dan satu granat manggis.

Secara total, aparat telah mengamankan dua proyektil yang sudah dikosongkan amunisinya dengan metode gerinda, dua granat nanas, serta satu granat manggis.

Advertisement

Artikel Terkait

Forum Komunikasi Pemuda Nusantara Terbentuk, Punya Semangat Tak Biasa

Forum Komunikasi Pemuda Nusantara Terbentuk, Punya Semangat Tak Biasa

Berangkat dari semangat yang sama untuk memberi ruang bagi pemuda berekspresi dan berkontribusi positif bagi daerah, Forum Komunikasi Pemuda

Bupati Biak Numfor Apresiasi Kesiapan Pemuda, Pesparani II Papua Siap Digelar

Bupati Biak Numfor Apresiasi Kesiapan Pemuda, Pesparani II Papua Siap Digelar

Kabupaten Biak Numfor menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II Provinsi Papua yang digelar

32 Ribu Bikers Honda Ramaikan HBD 2026, Donasi Rp50 Juta untuk Masyarakat

32 Ribu Bikers Honda Ramaikan HBD 2026, Donasi Rp50 Juta untuk Masyarakat

Honda Bikers Day (HBD) 2026 menjadi ajang mempererat persaudaraan ribuan komunitas sepeda motor Honda dari berbagai daerah di Indonesia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer