Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Presiden Prabowo Dijadwalkan Panen Raya Padi di Merauke 

Yulius Sulo • Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB
Rapat persiapan rencana kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto dipimpin langsung Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo di ruang rapat Gubernur Papua Selatan di Salor, Rabu (20/5/2026).(Humas Pemprov/Ceposonline.com) 
Rapat persiapan rencana kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto dipimpin langsung Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo di ruang rapat Gubernur Papua Selatan di Salor, Rabu (20/5/2026).(Humas Pemprov/Ceposonline.com) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke, Papua Selatan, untuk menghadiri panen raya padi pada Oktober mendatang.

Rencana kunjungan Presiden tersebut dibahas dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) wilayah Papua Selatan, serta Komite Percepatan Pembangunan Papua Selatan di Kantor Gubernur Papua Selatan, Salor, Rabu (20/5/2026).

Gubernur Apolo Safanpo mengatakan, rapat tersebut digelar untuk mematangkan persiapan kunjungan Presiden dalam agenda panen raya padi di Merauke.

Awalnya, menurut Apolo, direncanakan panen raya orang nomor satu di Indonesia itu di lahan padi seluas lima hektar di Kampung Semangga Tiga hingga ujung Kampung Urum pada Oktober 2026 mendatang.

Namun satu Minggu kemudian, pihaknya mendapat laporan terbaru bahwa rencana panen raya Presiden Prabowo Subianto di kilometer 22 di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab.

"Untuk itu, kami merasa Forkopimda harus sama-sama tahu dulu tentang rencana kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Merauke," kata dia.

Selain itu, perlu mendiskusikan hal-hal apa yang perlu dipersiapkan terkait tujuan kedatangan pemimpin negara ini.

Perlu juga pengecekan langsung ke lapangan (Kampung Wanam) untuk mengetahui kondisi di lapangan.

"Misalnya, kalau beliau rencana panen di Oktober berarti musim tanam harus dilakukan tiga bulan sebelumnya," ujar Gubernur Apolo.

Selanjutnya, alat tranportasi apa yang akan dipakai dilokasi panen nanti, sarana dan prasarana yang dibutuhkan di sana, infrastruktur pertanian yang nantinya dibutuhkan saat kunjungan.

Dengan demikian, tambah dia, Pemprov dan Forkopimda diskusikan lebih awal kemudian nanti kembali diskusikan lagi bersama instansi terkait lainnya. (*)

Editor : Elfira Halifa
#Apolo Safanpo #PAPUA SELATAN #Prabowo Subianto