Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Penuhi Kebutuhan Nakes, Pemprov Papua Selatan Lanjutkan Program Ha Anim Kesehatan

Yulius Sulo • 2026-03-02 17:41:47

dr. Benedicta C.H. Rahagiar, M.ARS  (Ceposonline.com/Sulo).
dr. Benedicta C.H. Rahagiar, M.ARS (Ceposonline.com/Sulo).

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Dalam rangka memenuhi tenaga Kesehatan (Nakes) khususnya di daerah yang sangat terpencil di wilayah Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Kesehatan melanjukan Program Ha Anim Kesehatan. 

 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C.H. Rahagiar, M.ARS ditemui di Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Salor, Kurik-Merauke, mengungkapkan, program unggulan tersebut merupakan penugasan khusus tenaga kesehatan yang yang disebut Ha Anim Kesehatan.  

 

‘’Ini menjadi salah satu program unggulan bapak Gubernur dari tahun 2023 sampai sekarang dan tetap berlanjut. Karena ini pemenuhan untuk tenaga-tenaga Kesehatan yang notabene masih kurang di daerah terpencil yang ada di 4 kabupaten di wilayah Provinsi Papua Selatan,’’ kata dokter Herlina panggilan akrabnya ditemui, Senin (2/3).    

 

Herlina menjelaskan, sejak diluncurkan tahun 2023 lalu, penempatan tenaga Kesehatan setiap tahunnya terus diperpanjang. Namun sebelum kontrak diperpanjang terlebih dahulu dilakukan evaluasi. Bagi Nakes yang dinilai kurang optimal dalam memberikan pelayanan, maka kontraknya tidak diperpanjang tahun berikutnya.  

 

‘’Di tahun 2026 ini kami juga akan merekrut tapi tidak banyak. Hanya sekitar 15 orang tenaga baru yang akan direkrut karena kita sesuaikan dengan kemamppuan anggaran karena adanya efisiensi yang sesuai dengan lokus yang tersedia atas permintaan dari kabupaten,’’ jelasnya. 

 

Dikatakan, dalam aplikasi system informasi sumber daya manusia Kesehatan, pihaknya bisa melihat kebutuhan SDM apa saja di 4 kabupaten cakupan Papua Selatan yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Asmat. Bahkan di tingkat Puskesmas. 

 

‘’Memang sampai hari ini yang paling kurang adalah dokter umum dan dokter gigi. Sudah ada 3 dokter yang memasukkan lamaran. Mudah-mudahan setelah lokus yang kita buka mereka tetap berminat. Karena ada yang menarik diri setelah melihat lokusnya yang sangat terpencil,’’ jelasnya.    

 

Sementara untuk dokter spesialis, tambah Herlina juga melakukan pembiayaan dari Dinas Kesehatan Papua Selatan. Namun untuk dokter spesialis tersebut kuotanya hanya 3 orang.  

 

‘’Dua dokter spesialis di Mappi dan 1 dokter spesialis bedah saraf di Kabupaten Merauke. Tentu kami bersinergi Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten. Jadi tidak ada yang tumpeng tindih, karena semuanya by aplikasi,’’ pungkasnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
#tenaga kesehatan (nakes) #Ceposonline.com #PAPUA SELATAN