CEPOSONPINE.COM, JAYAPURA - Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong hingga Pj Sekda Suzana D Wanggai mengapresiasi Festival Colo Sagu yang diselenggarakan selama tiga hari (26-28/6) di Pantai Hmansaw, Kota Jayapura.
Gubernur menyatakan kesiapannya dalam mendukung keberlanjutan sagu di Provinsi Papua.
Ia pun meyakini bahwa tiga atau empat tahun ke depan sagu tidak tidak hanya menjadi pangan lokal, tapi nasional.
“Papua tanpa sagu terasa hampa,” tegas Gubernur Ramses saat menghadiri Festival Colo, Kamis (26/6/2025) malam.
Gubernur menekankan pentingnya menjaga warisan leluhur seperti sagu, yang bukan hanya memiliki nilai budaya tinggi, tetapi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan lokal.
“Dengan adanya Festival Colo Sagu, sagu tak hanya menjadi warisan budaya. Tetapi juga menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat Papua, terutama pelaku usaha kecil dan menengah,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua sambung Ramses, akan memberikan dukungan untuk setiap pengembangan budidaya sagu.
Sementara Pj Sekda Papua, Suzana D Wanggai mengajak masyarakat terutama para pemuda untuk menjaga dusun sagu.
Sebab menurutnya, sagu adalah kehidupan bagi masyarakat Papua yang harus dilestarikan demi mewujudkan ketahanan pangan.
“Festival Colo Sagu jika dilihat secara filosofi telah menciptakan hubungan yang harmonis diantara kita,” tutup Suzana yang menghadiri acara tersebut. (*)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua mengajak seluruh masyarakat Papua khususnya yang terdaftar di DPT untuk datang ke TPS menggunakan hak suaranya pada PSU di Agustus mendatang.
Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong meminta masyarakat untuk menggunakan hak suaranya menentukan pimpinan mereka.
“Saya mengajak seluruh masyarakat di Provinsi Papua yang namanya terdaftar di DPT untuk menggunakan hak suaranya,” imbau gubernur.
Dikatakan, perlunya partisipasi masyarakat. Sebab, satu suara sangat menentukan arah Papua di masa depan.
“Satu suara sangat menentukan pemimpin kita di lima tahun ke depan, khususnya di Papua. Maka gunakanlah hak suara dengan baik,” ucapnya.
Ia pun mengimbau seluruh masyarakat di Provinsi Papua menjaga ketertiban dan keamanan. Menciptakan suasana yang aman dan damai agar roda perekonomian berjalan dengan baik.
“Mari jaga ketentraman dan kedamaian di atas tanah ini, pilihan boleh beda tetapi kita tetap satu sebagai anak Papua,” tegasnya. (*)