Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Advertisement
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan berat dan menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (12/5) pagi.
Adapun pelemahan mata uang Garuda ini dipicu sentimen global yang masih membayangi pasar keuangan dunia, mulai dari ketidakpastian geopolitik hingga tingginya harga minyak mentah internasional.
Advertisement
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.45 WIB, rupiah tercatat melemah 89 poin atau 0,52 persen ke posisi Rp.17.503 per dolar AS.
Advertisement
Sebelumnya, rupiah dibuka di level Rp.17.489 per dolar AS atau turun 75 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring mayoritas mata uang Asia yang juga kompak melemah terhadap dolar AS.
Advertisement
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement



