Media Cenderawasih Pos Raih Apresiasi dari DJPb Papua dalam Executive Stakeholders Forum 2026

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua menggelar Executive Stakeholders Forum 2026 sebagai upaya memperkuat sinergi pelaksanaan APBN yang berkualitas untuk mendukung Papua yang maju, inklusif, dan sejahtera.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Cenderawasih Gedung Keuangan Negara Jayapura, Selasa (12/5/2026), juga menjadi ajang apresiasi kepada media sebagai partner publikasi dan para stakeholder yang selama ini mendukung transparansi pengelolaan anggaran negara di Papua.
Kepala Kanwil DJPb Papua, Izharul Haq mengatakan, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi kebijakan fiskal secara akurat dan edukatif kepada masyarakat.
“Keberhasilan pelaksanaan APBN yang berdampak bagi masyarakat Papua tidak lepas dari dukungan media dalam mengawal transparansi dan penyampaian informasi kepada publik,” ujarnya.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi tantangan baru karena pemerintah dituntut tidak hanya mempertahankan capaian anggaran, tetapi juga meningkatkan efektivitas dan kualitas pelaksanaan APBN.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 pemerintah menghadapi tekanan global dan domestik, mulai dari gejolak geopolitik, gangguan rantai pasok dunia, hingga kebijakan efisiensi anggaran nasional.
Meski demikian, DJPb Papua bersama seluruh stakeholder tetap berupaya menjaga pelaksanaan APBN agar tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, Kanwil DJPb Papua juga memberikan penghargaan kepada sejumlah media partner publikasi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam mengawal transparansi anggaran negara.
Izharul berharap sinergi antara pemerintah, perbankan, media, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pengelolaan APBN semakin akuntabel dan mendukung pembangunan Papua.
“Melalui kolaborasi yang kuat, kita ingin memastikan APBN tidak hanya terserap tepat waktu, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat Papua,” katanya.



