Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Bela Dino Patti Djalal Cuma 3 Bulan Jadi Menlu, Anies: Dia Bukan Pejabat Karbitan

Weny Firmansyah • Rabu, 3 Juni 2026 | 07:20 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Istimewa/ceposonline com)
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Istimewa/ceposonline com)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan membela diplomat senior Dino Patti Djalal setelah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyinggung masa jabatan Dino yang hanya sekitar tiga bulan sebagai wakil menteri luar negeri.


Anies menegaskan Dino bukan diplomat maupun pejabat “karbitan”.


"Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat," ujar Anies dalam unggahannya di X, Selasa (2/6/2026).


Anies mengaku pertama kali mendengar nama Dino saat masih menjadi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kala itu, ia mendengar tentang seorang diplomat muda Indonesia di London yang tampil dalam debat internasional dan membela posisi Indonesia.


Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: Dino Patti Djalal,” tulis Anies.

 

Eks Capres itu menceritakan pertemuan langsung dengan Dino ketika sedang menempuh program doktoral di Illinois, Amerika Serikat.


 Menurutnya, Dino datang ke Chicago untuk menjelaskan situasi mahasiswa dan diaspora Indonesia setelah peristiwa 11 September atau 9/11.


Dalam pertemuan itu, Anies menilai Dino sebagai diplomat muda yang cerdas dan mampu menangani persoalan rumit dengan pendekatan diplomatik.


“Yang kami temui adalah diplomat muda yang cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dengan ketenangan diplomatik yang sulit ditiru,” tuturnya.


Anies juga menyoroti kiprah Dino saat menjabat Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada 2012.


 Menurutnya, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles yang mempertemukan diaspora Indonesia dari berbagai negara.


Anies mengaku termasuk salah satu tokoh yang diundang dalam forum tersebut. Selain itu, ia juga menyinggung pendirian Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) yang disebutnya sebagai komunitas kebijakan luar negeri besar dan berpengaruh dalam melahirkan generasi diplomat baru Indonesia.


“FPCI ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global,” tulisnya.


Pernyataan Anies muncul setelah Teddy sebelumnya merespons kritik Dino terkait diplomasi dan intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.


Dalam klarifikasinya, Teddy mulanya mengapresiasi kritik Dino namun sekaligus menyinggung masa jabatan diplomat senior itu.


“Saya pikir beliau adalah diplomat hebat. Pernah menjadi wakil menteri luar negeri walau hanya diberi kesempatan sekitar 3 bulan,” ujar Teddy. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#seskab #Anies Baswedan #Ceposonline.com