CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Kabar baik datang bagi para tenaga pendidik di seluruh Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan akan kembali membuka rekrutmen guru Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Adapun kebijakan ini menjadi angin segar di tengah tingginya kebutuhan guru di berbagai daerah.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani menjelaskan, pengaturan tata kelola guru yang kini dilakukan secara bersama memberikan ruang bagi Kemendikdasmen untuk lebih aktif menutupi kekurangan tenaga pendidik ASN.
Menurut Nunuk, kebutuhan guru ASN terus meningkat setiap tahun, terutama karena banyaknya guru yang memasuki masa pensiun. Dalam satu tahun, jumlah guru ASN yang pensiun mencapai sekitar 60 ribu hingga 70 ribu orang.
“Ini angin segarnya, tata kelola guru diatur bersama sehingga Kemendikdasmen juga bisa menutupi kekurangan guru ASN,” ujar Nunuk seperti dikutip dari JPNN.com
Ia menegaskan, kekosongan akibat pensiunnya puluhan ribu guru tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena dapat berdampak pada proses belajar mengajar di sekolah-sekolah.
Karena itu, Kemendikdasmen mendorong agar kursi-kursi kosong tersebut segera diisi melalui rekrutmen guru ASN baru.
Namun, berbeda dari skema sebelumnya, rekrutmen yang akan dibuka kali ini melalui jalur CPNS, bukan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kebijakan ini dinilai membuka peluang besar, khususnya bagi lulusan pendidikan, tenaga honorer, maupun masyarakat umum yang ingin mengabdikan diri sebagai guru dengan status ASN tetap.
Sementara itu langkah pemerintah membuka kembali seleksi CPNS guru juga diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan nasional, sekaligus memastikan kebutuhan tenaga pengajar di daerah tetap terpenuhi.
Dengan adanya kepastian ini, banyak calon pelamar kini mulai menanti jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS guru yang diperkirakan akan menjadi salah satu formasi paling diminati tahun ini. (*).
Editor : Yohanes Palen