Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Anak Asli Waropen Akan Sekolah Gratis di Sekolah Genius Jakarta

I
Penulis: Ismail Ceposonline❯
Bupati Waropen Drs. F.X Mote.,M.Si saat bersama para siswa asli Waropen dibawa ke Sekolah Genius di Jakarta, Jumat (12/6). (Ceposonline.com/Istimewa)
Bupati Waropen Drs. F.X Mote.,M.Si saat bersama para siswa asli Waropen dibawa ke Sekolah Genius di Jakarta, Jumat (12/6).  (Ceposonline.com/Istimewa)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Waropen membuka peluang pendidikan bagi putra-putri daerah melalui kerja sama dengan Sekolah Genius Jakarta. 

Sebanyak 10 anak asli Waropen akan mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan secara gratis di tingkat SMP hingga SMA. 

Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, mengatakan kuota tersebut diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Waropen melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Sekolah Genius Jakarta dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. 

Advertisement

“Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempersiapkan generasi muda Waropen yang unggul dan berdaya saing melalui akses pendidikan yang lebih baik,” kata Bupati Waropen Drs. F.X Mote, M.Si, Sabtu (13/6/2026). 

Direktur Sekolah Genius, Ester K. Wirawan, M.Psi, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Waropen dan akan mengirimkan tim ke Waropen untuk melakukan seleksi khusus bagi calon peserta didik. 

Menurut Ester, Waropen memperoleh kuota sebanyak 10 siswa yang akan mengikuti pendidikan di Sekolah Genius Jakarta. 

Advertisement

“Untuk Waropen mendapatkan kuota 10 siswa yang akan menempuh pendidikan di sini,” ujarnya. 

Ia menambahkan, tim seleksi dijadwalkan datang ke Kabupaten Waropen pada 22–26 Juli 2026 untuk melaksanakan proses penjaringan calon siswa. 

Ester menegaskan bahwa seleksi yang dilakukan tidak berfokus pada kemampuan akademik semata, melainkan lebih menitikberatkan pada aspek psikologis dan kesiapan belajar peserta. 

“Proses tesnya tidak harus pintar atau harus bisa matematika. Yang utama adalah tes psikologi. Kuncinya datang dalam kondisi sehat dan siap untuk belajar,” jelasnya. 

Advertisement

Artikel Terkait

Lihai Mainkan Reog, Aksi Pemuda Papua di Biak Tuai Pujian

Lihai Mainkan Reog, Aksi Pemuda Papua di Biak Tuai Pujian

Perayaan Tasyakuran ke-39 Kerukunan Keluarga Pati di Lapangan Gelanggang Remaja, menyuguhkan pemandangan yang menghangatkan hati.

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Jejak Kejahatan SJ Terhenti, Polsek Jayapura Selatan Ungkap Kasus Ganda

Langkah pelarian SJ (26) akhirnya terhenti di tangan Tim Opsnal Reskrim Polsek Jayapura Selatan.

Umur Anjing Berbeda Berdasarkan Ras, Kenali Cara Menghitung dan Merawatnya

Umur Anjing Berbeda Berdasarkan Ras, Kenali Cara Menghitung dan Merawatnya

Usia anjing tidak hanya ditentukan oleh berapa lama hewan tersebut hidup, tetapi juga berkaitan dengan ras, ukuran tubuh, faktor keturunan,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer