Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

F
Penulis: Fiktor Palembangan❯
Penyerahan berkas dukungan Pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara yang diterima langsung oleh Kepala Pusat Riset Teknologi Satelit Prof. Dr. Ing. Ir. Wahyudi Hasbi, S.Si.,M.Kom.,IPU, ASEAN Eng, setelah acara sosialisasi, di Swissbell Hotel Biak, Kamis (11/06/2026). (Fiktor Palembangan/ceposonline.com)
Penyerahan berkas dukungan Pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara yang diterima langsung oleh Kepala Pusat Riset Teknologi Satelit Prof. Dr. Ing. Ir. Wahyudi Hasbi, S.Si.,M.Kom.,IPU, ASEAN Eng, setelah acara sosialisasi, di Swissbell Hotel Biak, Kamis (11/06/2026). (Fiktor Palembangan/ceposonline.com)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, BIAK-Sosialisasi rencana pembangunan Bandar Antariksa atau Spaceport di Biak Utara, di Swissbell hotel berlangsung lancar, Kamis (11/06/2026).   Bahkan rencana pembangunan mega proyek itu mendapat dukungan dari masyarakat adat setempat, dan berkas dukungan itu diserahkan langsung ke Kepala Pusat Riset Teknologi Satelit Prof. Dr. Ing. Ir. Wahyudi Hasbi, S.Si.,M.Kom.,IPU, ASEAN Eng.

 Selain itu,  juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat dan pemerintah, dimana masyarakat akan diberikan ruang yang sebesar-besarnya,  mulai dari penyusunan dokumen kerja sama pembangunan mega proyek strategis nasional (PSN) itu. 

 Dalam sosialisasi yang berlangsung kurang lebih 3 jam ini dihadiri kurang lebih 200 orang. Mereka dari kalangan masyarakat adat, pemilik hak ulat, tokoh agama, DPR Kabupaten Biak Numfor, tokoh intelektual dari Biak Utara khususnya diwilayah yang akan menjadi lokasi pembangunan PSN tersebut,  pemerintah daerah, TNI/Polri  dan semua stakeholder terkait lainnya. 

Advertisement

 Adapun para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menjadi narasumber dalam sosialisasi itu, diantaranya; Kepala Pusat Riset Teknologi Satelit Prof. Dr. Ing. Ir. Wahyudi Hasbi, S.Si.,M.Kom.,IPU, ASEAN Eng. Prof Wahyudi Hasbi juga adalah peneliti kelahiran dan besar di Biak, bahkan sekolah di Biak. Selain itu, juga ada Kepala Pusat Riset Teknologi Roket, Dr. Arif Nur Hakim dan Intan Perwirasari, SE.,M.E Ketua Tim Kebijakan Keantarisksaan. 

 “Penetapan Biak sebagai lokasi spaceport atau bandar antariksa nasional kebanggaan bangsa bukanlah keputusan yang kebetulan.  Letak geografis kita yang berada di garis khatulistiwa memberikan keuntungan luar biasa berupa efisiensi energi dan biaya peluncuran roket yang sangat optimal,” kata Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,MM dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj. Sekda Zacharias L. Mailo, ST.,MM saat membuka sosialisasi pembangunan bandar antarariksa di Biak. 

 Sementara itu, salah satu tokoh intelektual dari wilayah yang akan dijadikan lokasi pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara, DR. Derek Ampnir, S.Sos.,MM mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan mega proyek tersebut sambil memberikan sejumlah catatan yang dinilai perlu menjadi perhatian sebelum proyek itu dijalankan. 

Advertisement

“Mari kita dukung bersama-sama, saya kira dari hasil sosialisasi semuanya sudah jelas. Tidak seperti yang dicerita di luar, mari kita berikan catatan dan masukan untuk memperbaiki beberapa poin yang akan dituangkan dalam kerja sama nantinya,” ucap Derek Ampnir yang juga adalah Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua Barat.

Sekedar diketahui, dalam penjelasan beberapa poin yang dilakukan oleh para narasumber menegaskan, bahwa yang akan diluncurkan adalah roket, bukan nuklir. Demikian halnya peluncuran tidak dilakukan setiap bulan, hanya dua atau beberapa kali dalam setahun, ukuran roket yang akan membawa satelit diluncurkan ada dua jenis, ukuran kecil sekitar 1,5 meter dan ukurang besar sekitar 4 meter. 

Dipenghujung sosialisais juga ditandai dengan penyerahan berkas dukungan Pembangunan Bandar Antariksa di Biak Utara yang ditantangi masyarakat adat setempar. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Warga Jayapura Harus Ekstra Waspada, Sebulan 24 Motor Bisa Hilang 

Warga Jayapura Harus Ekstra Waspada, Sebulan 24 Motor Bisa Hilang 

Kasus pencurian di Kota Jayapura masih menunjukkan trend meningkat. Untuk Wilayah Abepura misalnya, hampir setiap hari ada saja warga yang m

Malam ini Tepat Malam Jumat Kliwon, Mengapa Dianggap Menyeramkan?

Malam ini Tepat Malam Jumat Kliwon, Mengapa Dianggap Menyeramkan?

Malam ini (29/10/2026) merupakan malam Jumat Kliwon. Malam Jumat adalah malam yang jatuh pada hari Kamis malam menuju Jumat dengan perhitung

Mentan Ngamuk: Ini Biadab

Mentan Ngamuk: Ini Biadab

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berang setelah menangkap basah aktifitas beras oplosan. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer