Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Cadangan BBM Nasional Cukup untuk 20 Hari, Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Pasti Terkoreksi

Weny Firmansyah • 2026-03-03 10:45:46

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia ( jawapos).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia ( jawapos).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi penegasan soal kondisi minyak Indonesia.

Dikutip dari Fajar.co.id, Bahlil mengatakan saat ini cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional cukup untuk 20 hari.

Kesempatan ini disampaikan oleh Bahlil saat hadir dalam rapat mengenai kondisi terkini geopolitik terkini di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/3).

“(Cadangan BBM) masih cukup, 20 hari,” kata mantan ketua HIPMI Papua di Istana Negara, Senin (2/3).

Dalam kesempatan ini juga, ia memberikan penjelasan soal dampak yang sampai saat ini memang belum terasa.

Namun, ke depannya Bahlil mengatakan konflik yang melibatkan Amerika Serikat dengan Iran nantinya akan tetap memberikan dampak.

“Sampai hari ini gak ada masalah (BBM subsidi), tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah,” tuturnya.

Untuk menghadapi situasi ke depannya, Bahlil mengaku akan berusaha mencari solusi terbaik untuk ke depannya.

Langkah pertama yang coba dilakukan dengan menggelar rapat dengan Dewan Energi Nasional esok hari.

Kemudian saat ditanya mengenai kemungkinan mengimpor BBM dari AS. Bahlil menyebutkan impor BBM dari negeri yang dipimpin oleh Donald Trump itu baru akan ditindaklanjuti secara mendetail setelah kesepakatan ditandatangani.

“Dan itu kita kasih kesempatan sekitar 60 hari dan sampai hari ini saya pikir kita sebagian kita sudah ambil dari AS terutama LPG sebagian sudah kita ambil,” jelasnya. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Minyak Indonesia #menteri esdm #Ceposonline.com #BBM #bahlil lahadalia