Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Ini Dua Sosok Wartawan yang Belum Dianugerahi Pahlawan Nasional

Weny Firmansyah • 2026-02-09 10:13:06

 

Ini Dua Sosok Wartawan yang Belum Dianugerahi Pahlawan Nasional.
Ini Dua Sosok Wartawan yang Belum Dianugerahi Pahlawan Nasional.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Profesi wartawan atau jurnalis mempunyai peran besar bagi bangsa Indonesia, namun ada dua sosok dari kalangan wartawan yang sepertinya "terlupakan" dan hingga kini belum diangkat menjadi pahlawan nasional oleh pemerintah Republik Indonesia.

Padahal buah karya dua bersaudara tersebut yakni Sumarto Mendur dan Alex Impuring Mendur menjadi karya yang "abadi" di tahun 1945 . Keberadaan foto detik-detik proklamasi kemerdekaan dan pengibaran bendera merah putih yang dianggap menjadi bukti otentik Indonesia Merdeka yang beredar dalam buku-buku sejarah.

Dua tokoh asal Sulawesi Utara (Sulut) Frans Sumarto Mendur dan Alex Impuring Mendur. merupakan sosok kakak beradik yang lahir di Kawangkoan, Sulawesi Utara.

Alex Mendur lahir pada 7 November 1907, sedangkan Frans Mendur lahir 16 April 1903. Selama pendudukan Jepang, Alex ditugaskan ke cabang lokal dari kantor berita Jepang, Domei Tsushin dan menjadi kepala departemen fotografi.

Frans Mendur saat itu bekerja di surat kabar Asia Raya. Ketika mendapatkan informasi digelarnya upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia melalui Kantor Berita Domei, mereka tak buang-buang waktu untuk menuju lokasi yang berada di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.

Mereka kemudian mengabadikan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Namun saat Alex Mendur memotret momen tersebut, kameranya dirampas Tentara Jepang.

Beruntung, Frans Mendur telah memotret momen ikonik tersebut. Untuk menghindari kemungkinan disita oleh Tentara Jepang, mereka kemudian menggulung roll film dan menguburnya di Kantor Harian Asia Raya.

Akhirnya, foto-foto karya Frans Mendur yang bersejarah itu terbit enam bulan kemudian atau pada Februari 1946 di Harian Merdeka.

Selain foto ikonik momen proklamasi, kedua bersaudara ini juga mengabadikan momen perjuangan tokoh-tokoh besar lainnya.

Karya Alex Mendur yang paling dikenal yakni penjemputan Jenderal Sudirman saat perang gerilya, Perjanjian Linggarjati, Konferensi Meja Bundar, Peristiwa Bandung Lautan Api hingga Konferensi Asia Afrika. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#pahlawan nasional #NASIONAL #Ceposonline.com #Hari Pers Nasional (HPN) #wartawan