Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris dari Dua Kelompok Ini, Ada dari Papua

Yohanes Palen • Rabu, 31 Desember 2025 | 09:49 WIB
Ilustrasi Penangkapan Terduga Teroris.
Ilustrasi Penangkapan Terduga Teroris.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-  Densus 88 Antiteror kini berhasil menangkap 7 orang terduga teroris.

Adapun 7 orang terduga teroris tersebut ditangkap dalam pengamanan momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Mereka ditangkap disejumlah daerah berbeda di Indonesia yakni di Sumatra Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua.

Tujuh terduga teroris tersebut berasal dari 2 kelompok yakni merupakan bagian dari Negara Islam Indonesia (NII) dan Ansharuh Daulah (AD).

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana mengatakan, dua tersangka terorisme dari kelompok NII di Sumatera Utara.

Sementara itu, lima tersangka dari kelompok Ansharuh Daulah. Kelima tersangka tersebut diamankan di beberapa tempat terpisah, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua.

Dikutip dari Antara, Selasa (30/12/2025) bahwa para terorisme tersebut merupakan pendukung Daulah (ISIS) yang aktif menyerukan propaganda dan seruan untuk melakukan aksi teror.

Sementara itu Dalam acara Rilis Akhir Tahun 2025 yang digelar Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri Komjen Pol. Syahardiantono mengatakan bahwa Densus berhasil menyelesaikan sejumlah kasus menonjol selama 2025.

Pertama, kata dia, pengungkapan jaringan radikalisme pada anak di bawah umur dengan rekrutmen daring.

Kasus tersebut melibatkan lima tersangka teroris dengan target 110 anak di 23 Provinsi.

Kedua, Densus 88 berhasil menggagalkan empat rencana aksi terorisme oleh kelompok Ansharuh Daulah.

Ketiga, Densus 88 menangkap tujuh tersangka terorisme dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Keempat, Densus 88 berhasil melakukan penanganan 68 anak di 18 provinsi yang terpapar ideologi kekerasan ekstrim melalui grup TCC, seperti neo-Nazi dan white supremacy.

“Mereka ditemukan telah menguasai berbagai senjata berbahaya dengan rencana aksi yang menyasar lingkungan sekolah serta teman sejawat mereka,”tutupnya. (*).

Editor : Abdel Gamel Naser
#sumatera utara #papua #teroris #Ceposonline.com #DKI Jakarta #jawa barat #Natal dan tahun baru (nataru)