Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Di Puncak Seorang Sopir Hilang Usai Bunyi Tembakan

Administrator • 2022-05-12 12:45:31
Kepala Distrik Abepura, Dinosius Deda, S.TP (tengah), Kapolsek Abepura, AKP Clief G. Philipus Duwith, SE., S.IK (kiri), Danramil Abepura, Kapten (Inf). Yubelinus Simbiak (kanan) Sabtu, (5/3) lalu.
Kepala Distrik Abepura, Dinosius Deda, S.TP (tengah), Kapolsek Abepura, AKP Clief G. Philipus Duwith, SE., S.IK (kiri), Danramil Abepura, Kapten (Inf). Yubelinus Simbiak (kanan) Sabtu, (5/3) lalu.

JAYAPURA-Seorang sopir truk bernama Nober Palintin (31) dilaporkan hilang di Kampung Wako Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Rabu (11/5) kemarin.


Sebelum dinyatakan hilang, sempat terdengar suara tembakan  sekira pukul 10.30 WIT., di Kali Ilame, Kampung Wako, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua. Dimana menurut Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal sebelumnya ada tembakan. “Ada penembakan seorang supir truck terhadap warga sipil yang berprofesi sabagai supir truck, disekitar Kali Ilame, Kampung Wako, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Kata Kamal,” kata Kamal dalam rilis Humas Polda Papua, Rabu (11/5).


Ia menjelaskan penembakan itu terjadi ketika korban bersama seorang warga pergi ke kali Ilame, untuk mengambil material pasir.  Kemudian sekitar pukul 10.30 WIT terdengar bunyi tembakan sebanyak dua kali.


Berselang berapa menit terdengar lagi suara tembakan rentetan sebanyak lima kali dari arah tempat korban mengambil material pasir. “Mendengar suara tembakan, personel gabungan dari Polres Puncak dan Satgas Gakkum bersama TNI langsung ke TKP. Sampai di sana personel hanya menemukan truk yang dibawa korban,” jelas AM Kamal, tadi malam.


Dikatakan, tim melanjutkan penyisiran di sekitar TKP dan menyisir Kali Ilame sekitar radius 500 meter tapi tidak menemukan adanya tanda - tanda atau keberadaan korban. “Hingga kini tim gabungan masih mencari keberadaan korban, yang ada hanya mobilnya.” ujar Ahmad Musthofa Kamal.


Polisi menduga jika sopir ini memilih pergi meninggalkan mobilnya karena ketakutan. “Bisa jadi seperti itu, tapi saat ini teman – teman di lapangan masih terus mencari korban,” tutupnya. (ade/nat)

Editor : Administrator