Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Pemprov Papua Tengah akan Perpanjang Landasan Bandara Baru Nabire

Theresia F. Tekege • Kamis, 16 Mei 2024 | 10:51 WIB
Pj. Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk (batik biru) saat menyerahkan dokumen MOU kepada Kemenhub.
Pj. Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk (batik biru) saat menyerahkan dokumen MOU kepada Kemenhub.

CEPOSONLINE.COM, NABIRE-Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Perhubungan Papua Tengah akan memulai pembangunan perpanjangan run way Bandara Baru Nabire.

Dalam press release yang diterima media ini, diperkirakan dengan perpanjangan bandara ini maka pesawat sejenis Boeing akan melayani penerbangan di Bandar udara Nabire. 

Kepastian pembangunan perpanjangan runway dilakukan setelah Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, S.Sos., MM menggelar dialog dengan Menteri Perhubungan RI, DR. (H. C) Ir. Budi Karya Sumadi, di Jakarta, Rabu (15/5/2024). 

Dalam dialog Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia ini,  membahas peningkatan dan pengembangan Bandara Baru Nabire tahun 2024 yang dilakukan oleh Pemprov Papua Tengah dan permohonan pinjam pakai aset Bandara Nabire lama kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, yang dilanjutkan dengan penandatanganan MoU. 

Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk mengatakan, kerja sama ini sangat penting untuk dilakukan guna menunjang pembangunan daerah dan meningkatkan aksebilitas masyarakat. 

“Perpanjangan runway ini sangat penting. Dimana pesawat berbadan besar kedepannya bisa mendarat seperti daerah Otonomi Baru lainnya di Papua,” ungkapnya kepada wartawan di Jakarta. 

Ia menilai kehadiran pesawat berbadan besar di ibukota Provinsi Papua Tengah telah dirindukan masyarakat. 

“Tentu dengan diperpanjangnya runway di bandara baru, akan berdampak besar terhadap peningkatan kapasitas penerbangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah,” ungkapnya. 

Ribka Haluk menambahkan dengan diberikan pinjam pakai penggunaan Bandara lama Nabire dikelola Provinsi Papua Tengah, akan membantu pemerintah dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat. 

“Bandara lama ke depan akan kita gunakan untuk meningkatkan pelayanan publik. Ada beberapa dinas kedepan akan berkantor di Bandara lama,” jelasnya. 

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, DR. (H. C) Ir. Budi Karya Sumadi mengatakan, Kementerian Perhubungan tentunya menyambut baik inisiatif dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Ia senang dengan komitmen pemerintah daerah yang mendukung pengembangan infrastruktur transportasi di Papua Tengah. 

“Kami tentu akan mendukung rencana peningkatan bandara baru ini. Kami juga memberikan arahan agar akses jalan masuk juga diperhatikan, termasuk ketersediaan listrik dan penghijauan disekitar bandara,” tutup Budi. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Ribka Haluk #Papua Tengah #NABIRE