Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lawan Penipuan Digital, Pemerintah Wacanakan Akun Medsos Wajib Nomor Telepon

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Ilustrasi media sosial. (Pinterest)
Ilustrasi media sosial. (Pinterest)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan baru yang berpotensi mengubah wajah dunia digital Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan rencana mewajibkan setiap akun media sosial mencantumkan nomor telepon sebagai bentuk akuntabilitas pengguna. 


Langkah ini dinilai penting untuk menekan penyebaran hoaks, penipuan daring, dan penyalahgunaan identitas di ruang digital.

 

Advertisement

Dikutip ari radarsurabaya.jawapos.com, Meutya Hafid menjelaskan bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan konsultasi publik. 

 

“Terkait rencana reregistrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas, kalau saat ini sifatnya tidak wajib untuk memberikan nomor telepon,” ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Advertisement


Menurut Meutya, pencantuman nomor telepon akan membuat identitas pengguna lebih mudah dilacak dan mendorong tanggung jawab atas konten yang diunggah. 


“Bagaimana agar orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya, sehingga identitasnya jelas dan mereka menjadi akuntabel,” tegasnya.


Blokir Ribuan Nomor Terindikasi Scam

Selain wacana tersebut, Meutya juga memaparkan hasil penanganan kejahatan digital yang telah dilakukan pemerintah. 

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Jangan Terkecoh! Menkomdigi Ingatkan Bahaya Kenalan di Media Sosial

Jangan Terkecoh! Menkomdigi Ingatkan Bahaya Kenalan di Media Sosial

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berinteraksi di media sosial maupun aplikasi kencan.

Awas! Penipuan Digital Marak, OJK Beberkan Jumlah Korban hingga Total Dana yang Diblokir 

Awas! Penipuan Digital Marak, OJK Beberkan Jumlah Korban hingga Total Dana yang Diblokir 

Kasus penipuan digital di Indonesia masih marak. Bahkan akibat aksi penipuan ini  menyedot dana korban scam atau penipuan digital, hingga me

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer