CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Kepolisian Resor (Polres) Mimika membentuk tim khusus anti-begal guna menanggapi maraknya aksi pencurian dengan kekerasan yang meresahkan warga di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, dalam beberapa bulan terakhir.
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menyatakan bahwa tim tersebut telah dikerahkan ke lapangan selama sepekan terakhir untuk mengungkap jaringan pelaku kejahatan, meskipun pembentukannya belum dirilis secara resmi ke publik.
Langkah ini juga menindaklanjuti instruksi langsung dari Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah kepada Polres jajaran.
“Ya memang ini begal menjadi salah satu atensi ya dari kami, termasuk dari Polda Papua Tengah juga sudah instruksikan kepada jajaran,” ujar Billyandha pada Jumat (5/6/2026).
“Kami juga sudah membentuk tim anti-begal juga, Polres Mimika. Nah, tentunya untuk tim ini dari kemarin, sudah mungkin sudah satu minggu ini tim itu sudah bergerak,” katanya menambahkan.
Menurut pihak kepolisian, banyak insiden pembegalan dalam beberapa waktu terakhir tidak didokumentasikan atau dilaporkan secara resmi oleh korban kepada aparat berwajib.
Namun, dampak psikologis dan keamanan dari rentetan kejadian tersebut telah meluas di tengah masyarakat.
Billyandha menegaskan pihak kepolisian akan melakukan evaluasi menyeluruh jika pembentukan tim khusus ini belum mampu menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Mimika.
“Nah, tentunya apabila masih terjadi tindak pidana begal, kita akan evaluasi sampai sejauh mana tim ini efektif, begitu,” tegasnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dengan memberikan informasi terkait tindakan kriminal di lingkungan mereka.
Polres Mimika menyatakan komitmennya untuk menindak seluruh pelaku kejahatan jalanan tanpa kompromi.
“Kita akan ungkap dan proses hukum secara tegas,” tutur Billyandha.
(*)