Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Pemkab Puncak Pastikan Korban Pembunuhan Dimakamkan Secara Layak

Wahyu Welerubun • 2026-04-01 13:04:43
Suasana di Distrik Kwamki Narama. (Foto: Istimewa). 
Suasana di Distrik Kwamki Narama. (Foto: Istimewa). 

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Puncak bersama aparat kepolisian mengambil langkah tegas untuk memakamkan jenazah korban pembunuhan, Junius M. Janempa, secara konvensional guna mengantisipasi eskalasi konflik di Distrik Kwamki Narama, Mimika.

Langkah ini diambil untuk menghindari tradisi pembakaran jenazah yang dikhawatirkan dapat memicu ketegangan antar-kelompok di wilayah tersebut. 

Penegasan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, usai menggelar pertemuan tertutup dengan Kapolres Mimika, AKBP I Gede Erasmus Adhiulyandha, Rabu (1/4/2026).

Intervensi Pemerintah dan Kesepakatan Keluarga
Berdasarkan arahan Penjabat Gubernur dan Kapolda Papua Tengah, jenazah yang telah tertahan selama tiga hari di rumah sakit tersebut diputuskan untuk segera dikebumikan. 

Nenu menyatakan bahwa pihak keluarga inti telah menyetujui prosedur tersebut. Saat ini, fokus utama pemerintah adalah mengawal proses pemakaman dari potensi intimidasi kelompok tertentu yang masih bersikeras menuntut prosesi pembakaran jenazah.
“Kami akan memisahkan kelompok yang menyetujui pemakaman dan yang menolak. Jika ada yang memaksa, akan diambil langkah tegas," ancam Nenu.

Pemerintah juga memperingatkan bahwa segala bentuk provokasi yang mengarah pada kekerasan baru akan berhadapan langsung dengan hukum.

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Erasmus Adhiulyandha, memastikan personel keamanan telah disiagakan secara penuh untuk mengawal jalannya pemakaman hingga tuntas. 

Prioritas utama adalah menjaga stabilitas keamanan di Kwamki Narama agar tidak jatuh korban jiwa tambahan.
“Siapa pun yang tidak patuh akan kami proses. Kami tidak ingin ada korban lagi. Situasi harus tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, koordinasi intensif antara Pemerintah Daerah dan TNI-Polri terus diperketat. Pendekatan persuasif masih dikedepankan kepada masyarakat, meski aparat tidak segan melakukan tindakan hukum bagi pihak-pihak yang mencoba mengganggu ketertiban umum.
(*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Kwamki Narama #mimika #Ceposonline.com #Puncak