Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

LIGA 4 PAPUA TENGAH: Dua Tim Pesta Gol, Perebutan TIket ke Semi Final Berlagsung Sengit

Wahyu Welerubun • 2026-03-11 18:59:51

Pemain Persemi Mimika sedang menggiring bola melewati seorang pemain Persipuja Puncak Jaya pada laga keenam di pertandingan hari ketiga yang berlangsung di Stadion Wania Imipi, SP 1, Mimika.
Pemain Persemi Mimika sedang menggiring bola melewati seorang pemain Persipuja Puncak Jaya pada laga keenam di pertandingan hari ketiga yang berlangsung di Stadion Wania Imipi, SP 1, Mimika.

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Laga babak penyisihan di Grup A Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah pada pertandingan ke 6 di hari ke 3 berlangsug sengit di mana dua tim sama-sama berpesta gol di Stadion Wania Imipi, SP 1, Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026).

 

Yakni anak asuh Gad Tekege menang dengan skor 6-0 kala saat menantang Persintan Intan Jaya pada Rabu pagi, sementara Persemi Mimika selaku tim tuan rumah menang atas Persipuja Puncak Jaya dengan skor 3-0.

 

Kemenangan ini membuat Persido Dogiyai berada di posisi runner-up klasemen dengan koleksi 4 poin, sedangkan Persemi Mimika naik sebagai juara grup dengan koleksi 6 poin.

 

Sedangkan Persintan Intan Jaya dan Persipuja Puncak Jaya berada di posisi ketiga dan keempat dengan koleksi poin masing-masing 1.

 

Adapun gol-gol kemenangan Persido masing-masing dilesakkan oleh Gabriel Cassy Sroyer pada menit ke-17 dan 24, disusul Efredo Kambuaya di menit ke-65. 

 

Pesta gol berlanjut melalui aksi Tonny Rumatrai (82’), Yohan Woppi (88’), dan ditutup oleh Paulus Doni Kambuaya pada masa injury time (90+2’).

 

Sedangkan, gol kemenangan Persemi Mimika masing-masing dicetak oleh Salvador Ayomi di menit ke 68, Aurilie Ivan Birchard Lewerissa di menit ke 74 lewat titik putih, dan Daniel Aronggear di menit ke 90+2.

 

*Kunci Kemenangan Persido Dogiyai*

Pelatih Persido Dogiyai, Gad Tekege, mengungkapkan bahwa kemenangan ini merupakan buah dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan tim pelatih pasca-pertandingan perdana. Ia menilai anak asuhnya menunjukkan perkembangan signifikan di lapangan. 

 

"Puji Tuhan pagi hari ini mereka boleh bermain dan ada sedikit perkembangan dari pertandingan kemarin, akhirnya boleh memperoleh skor yang cukup baik dan itu menjadi ukuran untuk pertandingan selanjutnya," ujar Gad Tekege dalam konferensi pers usai laga.

Menatap laga krusial melawan tuan rumah Persemi Mimika pada Kamis 12 Maret 2026, Gad mengaku timnya tetap optimistis meski waktu pemulihan sangat singkat. 

 

"Untuk menghadapi tuan rumah nanti, Persemi Mimika, kami tetap optimistis. Artinya juga siap untuk meraih kemenangan di laga selanjutnya. Namun, tetap ada strategi khusus untuk bagaimana menerapkan permainan di dalam lapangan," jelasnya.

​​

*Dua Kemenangan Beruntun Modal Persemi Menuju Semi Final*

Tuan rumah Persemi Mimika memastikan diri melaju ke babak semifinal Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah setelah mencatatkan kemenangan kedua di Grup A. 

 

Meski sempat kesulitan di awal laga, skuat asuhan Eduard Ivakdalam berhasil menundukkan Persipuncak Puncak Jaya dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Wania Imipi, Rabu sore.

 

​Dalam konferensi pers usai pertandingan, Pelatih Kepala Persemi Mimika, Eduard Ivakdalam, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil maksimal yang diraih meskipun timnya dihadapkan pada kendala waktu pemulihan (recovery) yang sangat singkat.

"Selalu kita tetap bersyukur sama Tuhan dengan hasil yang Dia kasih buat kita hari ini, di mana ini kita kemenangan kedua. Dari hasil pertandingan kemarin saya sudah sampaikan bahwa pertandingan sangat berat karena waktu recovery ini yang ya membuat kita juga mengatur pemain mereka punya recovery ini yang agak sedikit sulit," ujar Eduard.

Eduard mengakui bahwa anak asuhnya sempat tertekan di awal pertandingan karena faktor kelelahan fisik. Sementara itu, lawan dinilai memiliki keuntungan kebugaran karena memiliki waktu istirahat satu hari lebih banyak.

Meski sempat kurang tenang dalam penyelesaian akhir di babak pertama, ketahanan fisik pemain Persemi yang terlatih dengan intensitas tinggi akhirnya membuahkan hasil di paruh kedua. Tiga gol penentu kemenangan pun tercipta setelah para pemain tampil lebih sabar mengeksekusi peluang.

Sebagai tim tuan rumah, Eduard Ivakdalam mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk datang memberikan dukungan langsung ke stadion. Baginya, kehadiran suporter menjadi energi tambahan bagi pemain agar tampil lebih segar di lapangan.

"Saya kira kita membutuhkan dukungan, support dari kita punya ya Persemi karena kita tuan rumah, kita butuh dukungan dari masyarakat setempat untuk support kita. Kita mau bangun sepak bola di Timika nih mari support kita itu, supaya di game-game berikut lagi lebih banyak support yang datang sehingga pemain main lebih lebih fresh lagi itu," ungkapnya penuh harap.

 

Menatap laga pamungkas di fase grup melawan Persido Dogiyai, Eduard menegaskan akan tetap menginstruksikan timnya bermain maksimal demi menjaga sportivitas, meskipun kemungkinan besar akan melakukan rotasi pemain untuk menjaga kondisi di fase gugur nanti.

"Pertandingan terakhir kita tetap akan main fight. Tetapi pertandingan terakhir karena ini juga apa, tim Persipuncak masih punya kans untuk lolos juga, kita tetap fair play itu," tutur Eduard.

 

"Kita akan bermain dengan intensitas yang tinggi dan dijunjung sportivitas di pertandingan game ketiga nanti walaupun itu nanti ya saya harus istirahatkan beberapa pemain inti saya karena ya waktu yang ya saya lebih berpikir untuk kita di partai semifinal dan lanjutannya ke final," ​tegasnya menutup sesi wawancara.

 

*Persiapan Minim dan Masalah Recovery, Persintan Intan Jaya Telan Kekalahan Beruntun*

Persintan Intan Jaya harus menghadapi kenyataan pahit dalam lanjutan kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah. Kekalahan telak ini menjadi catatan kelam yang menyoroti persoalan manajemen dan kondisi fisik pemain di tengah jadwal turnamen yang sangat padat.

Pelatih Kepala Persintan Intan Jaya, Raimon Jagani, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terkait minimnya waktu persiapan tim serta format pentandingan yang begitu padatnya menyita waktu istirahat para pemain. Hal ini sangat memengaruhi performa tim di lapangan.

"Pertandingan hari ini kita terima kekalahan, karena memang kami Persintan Intan Jaya persiapan waktu yang sangat dekat. Terus kita panggil pemain persiapannya sangat-sangat waktu yang dekat. Makanya saya sebagai pelatih sangat-sangat kecewa terhadap manajemen," ujar Raimon dalam konferensi pers.

 

Meski dengan persiapan yang jauh dari kata ideal, Raimon menegaskan bahwa timnya tetap menunjukkan sportivitas untuk tetap berlaga sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia.

"Persiapan kami memang begitu kurang baik, tapi kita pasti datang untuk bertanding. Hanya seperti begitu," tambahnya.

Lebih lanjut, Raimon berharap adanya koordinasi yang lebih baik dengan pemerintah Kabupaten Intan Jaya untuk menatap kompetisi di masa depan, mengingat status tim yang membawa nama daerah.

 

(*).

Editor : Lucky Ireeuw
#Papua Tengah #mimika #Ceposonline.com #liga 4 #Piala Gubernur