Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo: Kalau Kita Kesulitan, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan 

W
Penulis: Weny Firmansyah❯
Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa)
Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia harus berani mengambil keputusan yang sulit demi kepentingan jangka panjang bangsa. Pasalnya, jika Indonesia mengalami kesulitan, tidak ada negara lain yang membantu.


“Tidak ada negara yang merdeka tanpa kemakmuran. Kita tidak mau jadi bangsa yang tergantung oleh bangsa lain. Karena sesungguhnya, tidak ada bangsa lain yang akan kasihan sama kita,” tegas Prabowo dalam pidatonya di Hari Kelahiran Pancasila, di Jakarta, Senin (1/6/2026).


"Kalau kita dalam kesulitan, kalau rakyat kita lapar, kalau rakyat kita dalam kesulitan, tidak ada bangsa lain, kekuatan lain yang akan kasihan atau membantu kita," lanjut Prabowo.

Advertisement


Dikutip dari Jawapos.com Prabowo menegaskan amanat Pertama Soekarno harus dilaksanakan, yakni menjadi bangsa yang berani berdiri di atas kaki sendiri ( Berdikari).


"Sebagaimana pendiri bangsa kita, sebagaimana proklamator kita, Bung Karno pernah menganjurkan kepada kita, kita harus berani berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu adalah intisari daripada negara yang berdaulat," ungkapnya.


Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa fondasi ekonomi nasional telah dirancang oleh para pendiri bangsa dan menempatkan rakyat sebagai pelaku utama pembangunan.

Advertisement


“Ekonomi Pancasila adalah ekonomi yang egaliter, ekonomi kerakyatan. Ekonomi kita berdasarkan rancang bangun, cetak biru yang dibuat oleh pendiri-pendiri bangsa kita, oleh Bung Karno, Bung Hatta, Bung Syahrir, dan semua pendiri-pendiri bangsa kita, tertuang dengan sangat jelas dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Prabowo.


Menurutnya, amanat konstitusi menegaskan bahwa perekonomian Indonesia harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.


“Karena itu, koperasi harus diperkuat, koperasi harus bangkit. Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan. Usaha kecil dan menengah harus kita perkuat. Dan desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.


Prabowo menegaskan bahwa rakyat tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan. Rakyat, kata dia, harus menjadi pelaku utama yang ikut menentukan arah dan hasil pembangunan nasional.

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Ribuan Koleksi Dipulangkan ke Indonesia, Ada Manusia Purba hingga Manuskrip Al Quran 

Ribuan Koleksi Dipulangkan ke Indonesia, Ada Manusia Purba hingga Manuskrip Al Quran 

Ribuan koleksi bersejarah dan benda budaya yang dirampas dan diangkut pada masa penjajahan Belanda, sebentar lagi akan dikembalikan ke Indon

Indonesia gandeng China tingkatkan produksi perikanan

Indonesia gandeng China tingkatkan produksi perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengimplementasikan kerja sama dengan pemerintah China mulai September 2026 di antaranya berupa mod

IQ Rata-rata Orang Indonesia 89,96, Peringkat 126 dari 137 Negara

IQ Rata-rata Orang Indonesia 89,96, Peringkat 126 dari 137 Negara

Indonesia berada di peringkat ke-126 dari 137 negara dalam pemeringkatan IQ 2026 yang dirilis International IQ Test.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer