CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Kepolisian Resor (Polres) Mimika memperkuat pengamanan di wilayah Kapiraya menyusul upaya penyelesaian konflik sosial yang melibatkan masyarakat setempat.
Langkah ini diambil guna memastikan pertemuan mediasi antara pemerintah daerah dan warga berjalan aman dan kondusif.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penebalan pasukan untuk mengawal proses rekonsiliasi tersebut.
Saat ini, sebanyak 63 personel gabungan dari Polres Mimika dan Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah telah disiagakan di lokasi.
“Jadi kalau nanti bisa hari Jumat kita berangkat tim ini, nanti kita rencana akan melakukan penebalan untuk pengamanan di lokasi,” ujar AKBP Billyandha saat dikonfirmasi Kamis, (26/2/2026).
“Kita akan ada penebalan nanti ya untuk mengawal tim yang akan berangkat ke sana. Rencana kita satu peleton Brimob nanti ya. Kita juga sesuaikan dengan sarana transportasi juga karena ini kan timnya banyak,” tambahnya.
Terkait teknis pelaksanaan mediasi, pihak kepolisian masih melakukan koordinasi intensif mengenai titik temu yang paling efektif. Beberapa opsi lokasi telah disiapkan, di antaranya wilayah Kapiraya, Logpon, atau Kilometer 4.
"Kemudian untuk teknisnya bagaimana kita juga masih bahas, apakah nanti tim yang dari Timika ketemu di Kapiraya atau nanti tim dari Deiyai ketemu di Kampung Mogodagi kita masih rapatkan dulu," ujarnya.
Kapolres menjelaskan bahwa pemilihan lokasi juga sangat bergantung pada ketersediaan sarana transportasi mengingat jumlah tim yang akan diturunkan cukup besar.
Meski sempat terjadi konsentrasi massa di Kilometer 4 beberapa waktu lalu, Kapolres menegaskan bahwa situasi di Kapiraya saat ini tetap terkendali.
Petugas di lapangan telah memberikan pemahaman kepada warga sehingga massa bersedia membubarkan diri secara kooperatif.
Pihak kepolisian juga mengakomodasi aspirasi masyarakat yang meminta kehadiran langsung perwakilan pemerintah dari Kabupaten Mimika maupun Kabupaten Deiyai untuk memberikan penjelasan secara transparan.
Guna menjamin keselamatan seluruh pihak selama pertemuan berlangsung, Polres Mimika akan menerapkan prosedur sterilisasi ketat di lokasi.
"Tentunya nanti pada saat pertemuan di Kapiraya kita lakukan sterilisasi ya. Kami juga tekankan kepada masyarakat dan anggota kami di sana bahwa pada saat pertemuan tidak ada yang membawa alat tajam dan panah, jadi steril," tegas Kapolres.(*).
Editor : Elfira Halifa