Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

RSUD Mimika Catat Peningkatan Kunjungan Hingga 18 Persen di 2025

Wahyu Welerubun • 2026-02-04 14:57:25
Tampak depan gedung IRD RSUD Mimika. (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).
Tampak depan gedung IRD RSUD Mimika. (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Jumlah kunjungan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika mengalami peningkatan di tahun 2025. 

 

Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasuu menyebutkan, berdasarkan data, total kunjungan pasien di tahun 2025 mencapai 141.259, meningkat 18% dari tahun 2024 yang sebesar 119.648 pasien.

 

Menurut Anton, Instalasi Rawat Darurat (IRD) menjadi fasilitas dengan peningkatan kunjungan tertinggi, yaitu 59,6% dari 32.387 pasien di tahun 2024 menjadi 51.676 pasien di tahun 2025. 

 

“Dari total kunjungan IRD itu semua, kebanyakan 40 persen merupakan pasien yang dapat ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama atau layanan rawat jalan,” kata dr. Anton, Rabu (4/2/2026).

 

Ia menambahkan, bahkan dalam beberapa bulan di akhir tahun 2025, Bed Occupancy Rate (BOR) hampir mendekati 100 persen, melampaui standar ideal rumah sakit yang berada pada kisaran 60 hingga 85 persen.

 

“Kondisi ini mendorong kita (RSUD) mengambil langkah untuk menambahkan tempat tidur pasien,” ujarnya.

 

Kondisi ini pun mendorong pihak RSUD Mimika untuk menyusun rencana pembangunan gedung rawat inap tambahan dengan kapasitas 123 tempat tidur.

 

Kata Anton, pengerjaan fisik gedung tersebut akan mulai dijalankan pada tahun ini dengan target selesai di tahun 2028.

 

“Jadi ini pembangunannya bertahap dimulai tahun ini, berlanjut ke 2027, dan kami harapkan selesai di tahun 2028,” ungkap Anton. 

 

“Kecukupan ruang rawat inap sudah menjadi prioritas untuk ditambah agar layanan tetap bisa diakses. Bed Occupancy Rate (BOR) kami saat ini sudah melebihi 85 persen, bahkan di waktu-waktu tertentu mencapai 100 persen,” tambahnya.

 

Ia berharap dengan adanya penambahan gedung rawat inap berkapasitas 123 tempat tidur ini RSUD Mimika dapat menjawab tantangan peningkatan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat dengan lebih maksimal dan nyaman.(*).

Editor : Lucky Ireeuw
#RSUD Mimika #kunjungan pasien #Papua Tengah