CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Program Sa Antar Ko yang diluncurkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika pada Juli 2025 telah membawa manfaat besar bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) yang kurang mampu.
Program ini bekerja sama dengan jasa transportasi online Maxim untuk mengantar pasien OAP pulang ke rumah mereka setelah selesai berobat.
Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasulu, mengungkapkan bahwa program Sa Antar Ko telah melayani 1.471 pasien sejak diluncurkan.
“Program layanan Sa Antar Ko ini terus berjalan dan telah membantu banyak masyarakat OAP," ujarnya saat ditemui, Rabu (4/2/2026).
Lanjut dijelaskan, program ini dijalankan dengan anggaran Rp145 juta dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Mimika.
Antonius mengatakan bahwa sejauh ini belum ada keluhan dari masyarakat mengenai program Sa Antar Ko.
"Pasien sangat bersyukur dan berterima kasih karena selama ini mereka harus menunggu kecukupan uang untuk pulang. Respon masyarakat sangat baik, dan kami akan terus meningkatkan pelayanan,” jelas Antonius.
Pada program ini, kata Anton setiap pasien OAP yang sakit akan dijemput di rumah dan diantar ke RSUD Mimika untuk berobat.
Setelah selesai berobat, mereka akan diantar pulang ke rumah, bahkan ke wilayah terjauh dengan akses darat.
Dalam pelaksanaannya, RSUD Mimika memantau langsung proses pelayanan, mulai dari penjemputan hingga pengantaran pulang pasien, untuk memastikan kualitas layanan yang baik.
Mereka menyiapkan sistem kontrol untuk memantau aktivitas pengemudi dari proses order hingga pengantaran pasien pulang dengan selamat.
Untuk diketahui, program Sa Antar Ko juga telah mendapatkan penghargaan sebagai Juara 1 dalam ajang PERSI-MAKERSI Award 2025 kategori Customer Service, Marketing, dan Public Relation. (*).
Editor : Lucky Ireeuw