CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Dalam waktu dekat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika akan membagikan secara massal obat cacing kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan program Dinkes dengan tajuk Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) cacing, yang dilaksanakan dua kali dalam setahun.
Untuk tahun ini, POPM akan mulai dilaksanakan pada bulan Februari 2026. Dan yang kedua akan dilaksanakan pada Agustus 2026.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Kamaludin, program ini merupakan upaya mencegah dan memberantas cacing pada anak.
Obat cacing ini akan diberikan kepada anak-anak usia 1 hingga 12 tahun selama satu bulan penuh. Pemberian obat akan dilakukan melalui berbagai layanan, seperti sekolah, Posyandu, serta Puskesmas, termasuk kegiatan penyisiran bagi anak-anak yang belum mendapatkan obat cacing.
Meskipun selama ini kasus cacingan ekstrem di Mimika memang belum ditemukan, namun harus disadari bahwa dapat cacing dapat berdampak serius pada kesehatan anak.
Maka dari itu, menurut Kamaludin perlu adanya intervensi sebagai langkah-langkah pencegahan untuk mengatasi hal tersebut.
"Kita sangat berharap masyarakat bisa menerima terus obatnya diminum untuk eradikasi cacing,” ujar Kamaludin, Jumat 30 Januari 2026.
“Kecacingan itu kalau tidak dibasmi, tidak diintervensi bisa menjadi anemia, kalau dia anak sekolah kecerdasannya akan menurun. Gizi anaknya juga akan bermasalah, karena percuma makanannya bagus tapi banyak cacingnya,” imbuhnya.
Umumnya, cacingan disebabkan oleh masalah kebersihan, contohnya seperti kebiasaan bermain di tanah tanpa alas kaki, tidak mencuci tangan sebelum makan, hingga lingkungan yang kurang bersih.
Dinas Kesehatan pun mengimbau para orang tua agar dapat mendukung pelaksanaan program ini dengan memastikan anak-anak meminum obat cacing.
“Kita berharap, kalau obatnya sudah dibagian sama petugas, lama diminum. Jangan sampai dibagian tapi tidak di minum malah disimpan di rumah,” pungkasnya.(*)
Editor : Agung Trihandono