Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Aksi Sadis Geng Bermotor di Timika, Korban Kehilangan Tangan

Wahyu Welerubun • 2026-01-29 13:45:19

 

Korban yang dirawat di RSUD Mimika, Rabu malam, 28 Januari 2026. (Ceposoonline.com/dokumen).
Korban yang dirawat di RSUD Mimika, Rabu malam, 28 Januari 2026. (Ceposoonline.com/dokumen).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Sekelompok pemuda menjadi korban penyerangan brutal di Jalan Bougenville Timika, Rabu 28 Januari 2026, malam.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, Kamis (29/1/2026), Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi sekira pukul 22.25 WIT.

Saat itu, kelompok pemuda tersebut sedang nongkrong di salah satu tempat penjualan es teh kantong di sekitaran Jalan Bougenville.

Dijelaskan Ipda Teguh, menurut keterangan saksi, AA alias Ian, saat kejadian ia bersama sekitar enam orang rekannya sedang bersantai di depan Ruko Tiga Putra sambil minum es teh.

Suasana berubah mencekam ketika empat orang pelaku datang menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung menghampiri mereka.

Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dengan mengenakan jaket hoodie berwarna abu-abu sambil membawa sebilah parang.

Pelaku tersebut langsung mengancam korban inisial Ezra dengan berkata, “Ko ini sudah kah?” lalu dijawab korban, “Sa kenapa kaks (Saya kenapa kak)?”

Tak berselang lama, pelaku lain ikut turun dan menghampiri korban YR alias Ujang sambil melontarkan pertanyaan bernada ancaman.

Dua pelaku lainnya kemudian mendekati korban S dan memukulnya menggunakan tangan kosong di bagian bahu.

Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari.

Namun di tengah ketakutan itu, korban FMK tiba-tiba berteriak histeris sambil meminta pertolongan karena tangannya putus setelah diserang pelaku.

Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Saksi AA bersama dua rekannya berlari ke arah Kantor POM untuk mengambil sepeda motor”

“Saat kembali ke lokasi kejadian, mereka menemukan potongan tangan kiri milik korban FMK yang terletak di pinggir jalan. Potongan tangan tersebut kemudian dibawa ke RSUD," kata Ipda Teguh.

Lebih lanjut, pasca penyerangan itu, para pelaku juga merampas sejumlah barang milik korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit Honda Vario, serta dua ponsel milik E dan S.

Setelah mendapatkan barang-barang berharga milik para koban, para pelaku kemudian melarikan diri ke arah Gorong-gorong.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi kekerasan tersebut.

Kini, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Kepolisian Sektor Mimika Baru (Polsek Miru). (*)

Editor : Elfira Halifa
#geng motor #mimika #Ceposonline.com #aksi sadis