Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Korban Jiwa Makin Bertambah, Kabar Duka Kembali Datang Dari Bentrok Kwamki Narama

Wahyu Welerubun • 2025-12-29 14:43:35
Warga sedang bersiap membakar korban meninggal dunia akibat bentrok Kwamki Narama. Senin (29/12/2025), (Ceposonline.com/Istimewa).
Warga sedang bersiap membakar korban meninggal dunia akibat bentrok Kwamki Narama. Senin (29/12/2025), (Ceposonline.com/Istimewa).

CEPOSONLINE.CIK,MIMIKA - Berita duka kembali datang dari lokasi bentrok dua kelompok warga di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Senin (29/12/2025).

Setelah ritual pembakaran mayat korban bentrok dua kelompok warga di Kwamki Narama dari kubu Dang pada Senin pagi, kedua pihak kembali terlibat bentrok. Akibatnya, dua orang dari kelompok Dang dilaporkan meninggal dunia di lokasi.

Kapolsek Kwamki Narama, Ipda Yusak Sawaki saat dikonfirmasi, Senin siang melalui pesan singkatnya membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, (kedua korban meninggal dunia) dari pihak Dang,” jawabnya singkat.

Ditanya mengenai identitas, Ipda Yusak mengaku belum mendapatkan informasi mengenai identitas kedua korban. Namun, mereka dipastikan tewas dalam bentrok yang kembali pecah tersebut.

“Belum disampaikan nih (identitas korban). Pas selesai bakar korban tadi pagi, lanjut perang 2 (dua) orang langsung kena di bagian dada, keduanya MD (meninggal dunia),” lanjutnya.

Sementara itu, Ipda Yusak mengatakan, dari kubu Newegalen belum diketahui apakah ada korban jiwa yang berjatuhan akibat bentrok tersebut.

Sedangkan, dua korban meninggal dunia dari kubu Dang menurut Ipda Yusak saat ini sedang dipersiapkan untuk dilaksanakan ritual pembakaran mayat oleh pihak keluarga.

“Persiapan dibakar ini,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Bentrok antara dua kelompok warga akibat kasus perselingkuhan yang pecah di Distrik Kwamki Narama, tepatnya di Kampung Amole masih terus berlanjut pasca tidak ada upaya mendamaikan kedua belah pihak gagal tercapai.

Per hari ini, Senin (29/12/2025), seorang warga dari kelompok Dang (kubu korban) kembali dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan akibat luka panah yang dialaminya beberapa waktu lalu.

Hal ini dibenarkan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kwamki Narama, Ipda Yusak Sawaki, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin siang.

Kata Ipda Yusak, korban atas nama Dinus Kiwak ini dinyatakan meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM).

Ipda Yusak menerangkan bahwa sebelum meninggal dunia, korban dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan luka yang dialaminya. Namun, nyawa korban tidak tertolong setelah menjalani perawatan di RSMM.

"Jadi korban ini sebelumnya kena panah tapi tidak berobat di rumah sakit, hanya berobat secara mandiri di rumah saja. Beberapa kali kita sudah evakuasi ke rumah sakit terus keluar lagi, kemarin pas siang dibawa lagi ke rumah sakit, ternyata tadi malam dokter menyatakan MD (Meninggal Dunia)," tutur Ipda Yusak.

Lebih lanjut, kata Ipda Yusak bahwa jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Kwamki Narama dan telah kini telah dilakukan ritual pembakaran mayat di lokasi bentrok oleh pihak keluarga.

Dengan bertambahnya dua korban meninggal dunia ini, total korban jiwa akibat bentrok Kwamki Narama menjadi 9 orang. 4 orang korban jiwa dari kubu Newegalen sedangkan 5 korban dari kubu Dang. (*)

Editor : Agung Trihandono
#mimika #Ceposonline.com #bentrok