Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Ada 78 Kasus DBD di Mimika pada Januari – September 2025: Tahun Lalu Tembus Ribuan Kasus

Wahyu Welerubun • 2025-09-08 12:54:39
Ilustrasi vaksinasi deman berdarah dengue (DBD)
Ilustrasi vaksinasi deman berdarah dengue (DBD)

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Mimika, Papua Tengah sampai dengan Agustus 2025 terpantau masih terkendali.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mencatat, hingga 3 September 2025, jumlah kasus DBD sebanyak 78 kasus.

Hal ini dipaparkan oleh Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika, Kamaluddin saat ditemui, 4 September 2025.

Kamaluddin mengaku, terjadi penurunan signifikan kasus DBD dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Kamaluddin menyebutkan, pada tahun 2023 jumlah kasus DBD mencapai 827 kasus.

Lalu meningkat di tahun 2024, dengan jumlah menembus angka 1.220 kasus.

Kamaluddin bilang, upaya intensifikasi pencegahan dan pengendalian penyakit DBD dari Dinas Kesehatan cukup berhasil mengatasinya.

Ia mengatakan, Dinas Kesehayan gencar melakukan pemeriksaan DBD mulai dari sarana pendidikan, promosi kesehatan, intervensi lingkungan, hingha penyuluhan.

“Sekarang kita lebih pada preventif, promosinya lebih kepada kewaspadaan. Fogging juga kita lakukan secara rutin, terutama di sekolah,” jelasnya. 

Kemudian, Kamaluddin menyebutkan bahwa pada tahun 2024 penyakit DBD banyak menyerang anak usia sekolah, yakni usia 6 sampai 11 tahun.

“Tahun ini, data hingga awal September 2025 menunjukkan sebagian besar pasien berasal dari kelompok usia dewasa,” ucap Kamaluddin.

“Sekarang kasus pada usia sekolah menurun. Per 3 September, pasien usia 6–11 tahun ada 13 orang, usia 12–18 tahun juga 13 orang, sedangkan usia dewasa mencapai 39 orang,” tambahnya.

Masyarakat pun diimbau agar dapat menumbuhkan kewaspadaan serta kesadaran akan bahaya DBD salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan. (*)

Editor : Gratianus Silas
#dbd #mimika #Ceposonline.com #demam berdarah dengue (DBD)