Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Pemprov Papua Selatan Dorong Sinergitas dan Kolaborasi untuk Tingkatkan SPM   

Yulius Sulo • Senin, 13 April 2026 - 13:42 WIB
Peserta Rapat Koordinasi  progress pelaksanaan standar pelayanan minimal di Merauke,  Senin (13/4/2026).
(Ceposonline.com/Sulo) 
Peserta Rapat Koordinasi  progress pelaksanaan standar pelayanan minimal di Merauke,  Senin (13/4/2026). (Ceposonline.com/Sulo) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendorong untuk meningkatkan sinergitas  dan kolaborasi antar OPD maupun antara provinsi dan kabupaten dalam meningkatkan standar pelayanan minimal (SPM) baik di provinsi maupun kabupaten cakupan Papua Selatan. 

Dalam rangka   itu, Pemprov Papua Selatan melalui Biro Pemerintahan Otsus dan Kesra Setda Papua Selatan menggelar rapat koordinasi progress pelaksanaan standar pelayanan minimal di Merauke,  Senin (13/4/2026).   

Rakor ini diikuti OPD pengampu di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan 4 kabupaten cakupan wilayah Papua Selatan. 

Kepala Biro Pemerintahan, Otsus dan Kesra Karmin Eko Wador mewakili Gubernur Papua Selatan saat membuka rakor tersebut   mengungkapkan, berdasarkan laporan dari  Biro Pemerintahan, untuk SPM di Kabupaten Merauke,  Provinsi dan Kabupoaten Boven Digoel sudah bagus. Namun untuk  Kabupaten Mappi dan Asmat masih ada sedikit catatan.   

‘’Bicara SPM berarti kita bicara tentang urusan wajib yang harus dipenuhi oleh kita kepada masyarakat. Kalau urusan wajib, kita bicara tentang pendidikan, kesehatan, kita bicara tentang perumahan, sanitasi dan air bersih. Termasuk menyangkut urusan sosial. Tidak  hanya diatas kerja dan yang tertuang  dalam doikumen rencana aksi  SPM tapi bagaimana urusan itu diterima oleh masyarakat yang wajib kita penuhi,’’ tandas  Karmin Eko Wador. 

Pemerintah Provinsi Papua Selatan, lanjut Eko Wador, telah menetapkan rencana aksi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Karena itu, dia berharap 4 kabupaten cakupan Papua Selatan juga   bisa segera mendoorng  bupati  untuk menetapkan rencana aksi standar pelayanan minimal di wilayahnya.    

‘’Kalau  bicara tentang SPM, teman-teman pengampuh di OPD  baik di kabupaten maupun provinsi , diharapkan dari perencanaan SPM untuk  didorong masuk ke blok grant. Kita tidak hanya bicara soal pemenuhan  tapi alokasi anggaran yang diterima  teman-teman kadang-kadang dan  banyak terjadi anggaran itu tidak terakomodir dalam  OPD itu sendiri,’’ jelasnya.  

Terkait dengan itu,  Eko Wador berharap pihak perencanaan untuk mengalokasikan anggaran untuk SPM tersebut. Karena pihaknya sendiri telah mengalami dimana sudah merencanakan untuk SPM tersebut tapi ternyata tidak terakomodir dalam alokasi DPA tahun 2026. (*)

Editor : Agung Trihandono
#SINERGITAS #KOLABORASI #SPM #Ceposonline.com #Merauke Papua Selatan