Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Serahkan Bantuan Hibah Rp 30,9 Miliar, Gubernur Apolo Ingatkan Penerima Bisa Pertanggungjawabkan

Yulius Sulo • 2025-11-28 11:12:48
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat menyerahkan secara simbolis bantuan hibah kepada salah satu dari 37 lembaga/organisasi penerima bantuan hibah, Jumat (28/11/2025)(Ceposonline.com/Sulo)
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat menyerahkan secara simbolis bantuan hibah kepada salah satu dari 37 lembaga/organisasi penerima bantuan hibah, Jumat (28/11/2025)(Ceposonline.com/Sulo)

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyerahkan bantuan hibah yang bersumber dari APBD Provinsi Papua Selatan tahun 2025 pada DPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan kepada 37 lembaga pendidikan swasta maupun LSM yang ada di Provinsi Papua Selatan, Jumat (28/11). 

  

  Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Selatan Ignasius Babaga, S.Pd, 39 lembaga Pendidikan dan LSM tersebut terdiri dari Yayasan Pendidikan Swasta sebanyak 19, LSM atau komunitas 5, organsasi 7, satuan pendidikan 5 dengan total dana bantuan hibah yang diberikan sebesar Rp 30,9 miliar lebih.   

 

‘’Program pemberian bantuan hibah ini sebagai wujud nyata perhatian dan komitmen pemerintah Papua Selatan dalam mendukung sektor Pendidikan baik Lembaga formal maupun non formal. Hibah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas lembaga dan satuan Pendidikan dalam meningkatkan mutu layanan Pendidikan bagi masyarakat Papua Selatan,’’ tandas Ignasius Babaga. 

 

   Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat menyerahkan bantuan tersebut mengakui jika terjadi keterlambatan penyerahan bantuan hibah ini dikarenakan para penerima bantuan hibah tersebut baru memasukan proposal diawal tahun 2025 sehingga penetapannya baru dilakukan di APBD Perubahan 2025.   

 

   Mantan Rektor Uncen ini menjelaskan, bantuan hibah yang diberikan ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2024 lalu. Hal itu disebabkan karena adanya recofusing anggaran Pemerintah Provinsi Papua Selatan. 

 

‘’Di tahun 2024 lalu, APBD Papua Selatan mencapai Rp 1,7 triliun. Kemudian di tahun 2025 terjadi recofusing terhadap anggaran Pemprov Papua sebesar Rp 500 miliar sehingga menjadi Rp 1,2 triliun. Lalu, di tahun 2026 besok, APBD Provinsi Papua Selatan kembali mengalami recofusing sebesar Rp 500 miliar sehingga tersisa Rp 700 miliar. Sudah dipastikan bahwa besarnya bantuan hibah yang akan kita berikan di tahun 2026 akan turun lagi,’’ katanya. 

 

‘’ Tapi ada 2 kemungkinan di tahun depan, jumlah penerimanya yang dikurangi atau kemungkinan kedua jumlah hibahnya yang kita kurangi. Begitu juga untuk Lembaga-lembaga keagamaan semua kita kurangi karena anggaran kita berkurang. Kalau tahun tahun 2027 dikurangi lagi maka kita tiadakan sesuai dengan kondisi faktual,’’ lanjutnya gubernur Apolo Safanpo.   

 

Pada kesempatan tersebut, gubernur Apolo Safanpo meminta kepada perguruan tinggi yang mendapatkan membantu hibah tersebut agar membantu mahasiswa Papua Selatan terutama anak-anak asli Papua, karena anggaran pemerintah tersebut kadang-kadang turun di pertengahan tahun. Sementara periodik pembayaran SPP untuk semester genap terjadi di bulan Januari, Pebruari dan semester ganjil di Juni, Juli. 

 

‘’Kadang-kadang saat pembayaran SPP, anak-anak kami belum ada dana, naik penerima beasiswa maupun bantuan studi. Karena itu perlu ada kebijakan dari perguruan tinggi untuk berikan dispensasi kepada anak-anak kami. Saya sudah minta kepala dinas untuk menyiapkan MoU dengan perguruan tinggi. Dimana dalam MoU itu, disebutkan kami membantu perguruan tinggi tapi perguruan tinggi juga membantu anak-anak apabila mereka belum punya uang untuk bayar SSP diberikan dispensasi,’’ katanya.   

 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Apolo Safanpo mengingatkan seluruh lembaga penerima bantuan hibah tersebut untuk mampu mempertanggungjawabkan sesuai dengan jadwal yang diberikan sesuai dengan proposal yang diajukan ke pemerintah. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Apolos Safanpo #Merauke #Hibah