Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Zulhas tegaskan kopdes beda dengan supermarket

Lucky Ireeuw • Kamis, 16 Juli 2026 | 11:48 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

JAKARTA, 15/7 (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) berbeda dengan toko ritel modern atau supermarket.

"Bukan supermarket," Zulkifli ditemui sebelum menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Zulkifli menjelaskan selama ini banyak masyarakat yang salah paham terkait dengan keberadaan Koperasi Desa. Menurutnya, banyak yang beranggapan bahwa Koperasi Desa akan menggantikan toko ritel modern.

Ia menjelaskan Koperasi Desa berfungsi sebagai offtaker atau bertindak sebagai penyerap hasil dari petani, peternak, maupun nelayan.

Menurutnya, hal ini sangat diperlukan agar petani, peternak dan juga nelayan bisa mendapatkan harga yang pantas atau tidak di bawah standar.

"Itu kalau harga gabahnya di bawah standar yang kita tentukan, maka koperasi bisa take over, beli gabah, jagung, dan lain-lain ya," terang Zulkifli.

Dari sisi infrastruktur, kata Zulkifli, Koperasi Desa bertindak sebagai wadah untuk menyalurkan berbagai bantuan, seperti bantuan sosial (bansos), barang-barang subsidi dan lainnya.

"Bantuan-bantuan, bansos, barang-barang subsidi, itu harus melalui Kopdes nanti. Sehingga jelas, karena tiap desa ada," ujar Zulkifli.

Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simpkopdes) per 14 Juli 2026, sebanyak 83.382 koperasi telah terbentuk tapi belum semuanya memiliki bangunan fisik.

Dari jumlah tersebut, terdapat 38.054 usulan lahan untuk pembangunan fisik koperasi, sebanyak 35.867 telah terverifikasi, 19.296 koperasi masih dalam tahap pembangunan, dan 16.091 koperasi telah menyelesaikan pembangunan 100 persen.

(Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia)

Editor : Lucky Ireeuw
zulhas supermarket Ceposonline.com