Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Puasa Tetap Lancar, Ini 6 Cara Menjaga Pola Tidur Selama Ramadan, Nomor 5 Harus Dihindari

Yohanes Palen • 2026-01-15 08:01:49
Ilustrasi tidur berkualitas. (Your Health Matters)
Ilustrasi tidur berkualitas. (Your Health Matters)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Bulan Ramadan atau bulan puasa sebentar lagi tiba. 

 

Bagi umat Muslim, Ramadan merupakan bulan istimewa yang hanya hadir sekali dalam setahun dan penuh dengan keberkahan serta berbagai amal ibadah.

 

Selama Ramadan, umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa, yakni menahan makan, minum, dan hawa nafsu sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

 

Konsekuensinya, pola aktivitas harian termasuk waktu tidur mengalami perubahan signifikan.

 

Kebiasaan bangun dini hari untuk sahur, ditambah ibadah malam seperti salat tarawih, sering kali membuat waktu istirahat berkurang.

 

Agar ibadah tetap maksimal tanpa mengorbankan kesehatan, menjaga pola tidur selama Ramadan menjadi hal yang penting.

 

 Dilansir dari Cleveland Clinic dan Zayed Sharia, berikut enam cara menjaga pola tidur tetap terjaga selama bulan puasa:

 

1. Tetapkan Jam Tidur yang Konsisten.

 

Menentukan jam tidur yang teratur menjadi kunci utama. Selama Ramadan, disarankan untuk tidur lebih awal, misalnya sekitar pukul 22.00, agar bisa bangun pukul 03.00 untuk sahur.

 

Setelah sahur dan salat Subuh, Anda bisa kembali tidur selama satu hingga dua jam sebelum memulai aktivitas. 

 

Dengan jadwal ini, kebutuhan tidur tetap terpenuhi tanpa mengganggu ibadah wajib maupun sunah.

 

2. Manfaatkan Istirahat Siang

 

Puasa dengan perut kosong dapat membuat tubuh lebih mudah lelah dan mengantuk, terutama saat bekerja atau belajar. 

 

Untuk mengatasinya, cobalah tidur siang singkat selama 20–30 menit sebelum waktu Zuhur.

 

Istirahat singkat ini dapat membantu memulihkan energi, meningkatkan fokus, dan menjaga produktivitas hingga sore hari.

 

3. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

 

Lingkungan tidur yang nyaman sangat berpengaruh terhadap kualitas istirahat.

 

Pastikan kamar tidur tertata rapi, memiliki pencahayaan yang redup, sirkulasi udara yang baik, serta kasur dan bantal yang mendukung kenyamanan.

 

Menggunakan aroma terapi atau mengurangi kebisingan juga dapat membantu tubuh lebih cepat rileks dan tertidur.

 

4. Lakukan Aktivitas Relaksasi Sebelum Tidur

 

Hindari aktivitas berat menjelang waktu tidur, seperti olahraga intens atau pekerjaan yang menguras pikiran. 

 

Sebagai gantinya, lakukan aktivitas yang menenangkan seperti membaca, berzikir, atau mandi air hangat.

 

Tubuh yang rileks akan lebih mudah beradaptasi dengan jadwal tidur yang baru selama Ramadan.

 

5. Kurangi Penggunaan Gawai

 

Penggunaan ponsel, laptop, atau menonton televisi sebelum tidur dapat mengganggu kualitas istirahat. 

 

Paparan cahaya biru dari layar gawai dapat menekan produksi hormon melatonin yang berperan dalam mengatur tidur.

 

Sebaiknya, letakkan gawai jauh dari tempat tidur dan hentikan penggunaannya setidaknya 30 menit sebelum tidur.

 

6. Kendalikan Asupan Makan dan Minum

Pola makan yang sehat juga memengaruhi kualitas tidur. 

 

Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih saat sahur dan berbuka.

 

Hindari makan berlebihan atau mengonsumsi makanan tinggi lemak saat berbuka karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang mengganggu tidur malam.

 

Dengan menerapkan enam langkah tersebut, pola tidur selama Ramadan dapat tetap terjaga meski aktivitas ibadah meningkat. (*).

 

 

Editor : Yohanes Palen
#bulan puasa #tidur #Ceposonline.com