CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Rencana aksi demo yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kota Jayapura lagsung disikapi pihak kepolisian. Rencananya aksi tersebut akan dilakukan mulai 3 Agustus hingga 15 Agustus.
Terkait ini ada 1000 personel disiagakan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen mengatakan, hingga Selasa (28/7/2026), pihaknya belum menerima surat pemberitahuan atau izin kegiatan dari penyelenggara aksi.
Polisi justru mengetahui rencana tersebut melalui selebaran (flyer) yang beredar di media sosial.
"Kami belum menerima surat izin keramaian dan kami tetap melakukan langkah-langkah antisipasi melalui patroli dan pengamanan guna memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu," beber Kapolresta.
Fredrickus menambahkan, Polresta Jayapura Kota juga akan berkoordinasi dengan Polda Papua terkait kebutuhan personel apabila situasi di lapangan memerlukan tambahan kekuatan. "Minimal kami siapkan 1000 personel. Jumlah itu bisa saja bertambah sesuai dengan perkembangan situasi dan kebutuhan pengamanan di lapangan," tegasnya.
"Penyampaian aspirasi silakan tapi harus menghormati aturan dan tidak mengganggu hak masyarakat yang lain," wanti Kapolres. Polisi menegaskan akan bertindak sesuai aturan jika terjadi pelanggaran. "Kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku," tandasnya. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser