Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Pemda Dorong Peningkatan Layanan PTAM Jayapura dan Perlindungan Sumber Air

Priyadi Cepos Online • Senin, 22 Juni 2026 | 08:44 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru memotong nasi tumpeng sekaligus memberikan kepada Dirut PTAM Jayapura Entis Sutisna, dalam merayakan HUT Ke- 34 PT AM Jayapura, Senin (22/6/2026).
(Ceposonline.com/Priyadi)
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru memotong nasi tumpeng sekaligus memberikan kepada Dirut PTAM Jayapura Entis Sutisna, dalam merayakan HUT Ke- 34 PT AM Jayapura, Senin (22/6/2026). (Ceposonline.com/Priyadi)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Memasuki HUT ke-34, PT Air Minum  Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk terus meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan pelayanan kepada pelanggan harus tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, keberhasilan PTAM Jayapura bergantung pada kepuasan masyarakat sebagai pelanggan.

"Jika pelayanan air lancar dan pelanggan disiplin membayar tagihan, maka perusahaan akan sehat dan mampu terus memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah," ujarnya saat merayakan HUT Ke-34 PTAM Jayapura yang dihadiri mitra kerja, istri Perpamsi PTAM Jayapura, pensiunan, sekaligus menyerahkan hadiah ke masing masing juta lomba dalam rangka HUT ke- 34 PTAM Jayapura di Lapangan Apel Kantor Pusat PTAM Jayapura di Entrop, Senin (22/6/2026).

Rustan Saru menilai ada empat tantangan utama yang harus menjadi perhatian PTAM Jayapura, yakni menjaga kelestarian sumber air, memperlancar distribusi agar kehilangan air dapat ditekan, mempertahankan kualitas air yang aman dikonsumsi, serta meningkatkan penagihan piutang pelanggan.

Rustan juga mendorong PTAM Jayapura terus berinovasi melalui digitalisasi sistem pelayanan dan pengawasan jaringan agar kebocoran air maupun pelanggan yang menunggak dapat lebih mudah terdeteksi.

Selain itu, ia berharap pemanfaatan air Danau Sentani dapat segera diwujudkan sebagai sumber air baku baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Jayapura, Asisten II Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri menyampaikan apresiasi atas kinerja PTAM Jayapura dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jayapura berkomitmen mendukung peningkatan pelayanan, termasuk menjaga kawasan sumber air bersama pemerintah kota dan masyarakat.

"Kami juga mengapresiasi kontribusi PTAM Jayapura terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Semoga di usia ke-34 ini pelayanan semakin meningkat dan seluruh jajaran PTAM Jayapura terus diberi kekuatan dalam menjalankan tugasnya," katanya.

Direktur Utama PTAM Jayapura, Entis Sutisna, mengatakan kehadiran kedua pemerintah daerah dalam perayaan HUT menjadi bukti komitmen bersama dalam mendukung perkembangan perusahaan.

Ia menegaskan PTAM Jayapura akan terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pemanfaatan teknologi informasi, seperti aplikasi PTAM Pintar, PTAM Info, serta sistem digital yang mempermudah pengaduan pelanggan dan pengelolaan data.

Di sisi keuangan, Entis mengungkapkan PTAM Jayapura masih mencatat laba dan tahun ini akan menyetor dividen sebesar Rp1,4 miliar kepada Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Meski demikian, PTAM Jayapura masih menghadapi tantangan besar berupa keterbatasan sumber air seiring meningkatnya jumlah penduduk. Untuk itu, perusahaan berharap proyek pemanfaatan air baku Danau Sentani dan pengembangan sumber air Siborgonyi II dapat direalisasikan mulai 2027–2028 sehingga mampu menambah pasokan sekitar 300 liter per detik.

"Tambahan kapasitas ini akan meningkatkan jam pelayanan sekaligus memperluas jumlah pelanggan," jelasnya.

Di sisi lain, PTAM Jayapura juga akan memperketat penagihan tunggakan pelanggan. Saat ini total piutang perusahaan mencapai sekitar Rp30 miliar.

Entis menjelaskan, hanya sekitar 50 persen pelanggan yang rutin membayar setiap bulan, meski tingkat penagihan tahunan telah mencapai 83 persen.

Mulai pekan ini, PTAM membentuk tujuh tim penertiban yang akan menyisir pelanggan yang menunggak lebih dari tiga bulan. Pelanggan yang belum melunasi tagihan akan langsung disegel dan diputus sambungannya tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

"Kami mengimbau masyarakat agar membayar tagihan tepat waktu. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesehatan keuangan perusahaan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal," tegasnya.(*)

Editor : Agung Trihandono
#ptam #Ceposonline.com #kota jayapura #rustan saru