Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Siswa Membludak, SMA Negeri 4 Jayapura Berharap SMA 8 Segera Miliki Sekolah Permanen

Yohanes Palen • Rabu, 3 Juni 2026 | 10:02 WIB
Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Meningkatnya jumlah peserta didik di SMA Negeri 4 Jayapura mulai berdampak pada keterbatasan fasilitas dan ruang belajar.

Kondisi ini diperparah dikarenakan mereka masih berbagi fasilitas ruangan dengan SMA Negeri 8 Jayapura di lingkungan sekolah tersebut.

Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, mengatakan hingga saat ini siswa SMA Negeri 8 masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan sejumlah fasilitas yang ada di SMA Negeri 4 Jayapura.

Menurutnya, keberadaan SMA Negeri 8 di lingkungan sekolah yang dipimpinnya merupakan solusi sementara sambil menunggu tersedianya lokasi atau gedung permanen bagi sekolah tersebut.

"Sampai sekarang mereka masih berada di bawah tanggung jawab bersama dalam pemanfaatan fasilitas sekolah,"ucap Widya.

Widya berharap, pada tahun pelajaran baru ini nanti SMA 8 sudah memiliki lokasi sendiri, karena jumlah siswanya pasti terus bertambah.

"Pasti tahun ajaran baru ini mereka menerima siswa baru lagi dan jumlahnya pasti bertambah, sementara ketersedian fasilitas terbatas,"ujarnya.

Ia menjelaskan, SMA Negeri 4 Jayapura saat ini menampung sekitar 1.750 siswa.

Dengan jumlah tersebut, kapasitas sekolah mulai terasa padat. Apalagi jika pada tahun ajaran baru nanti SMA Negeri 8 kembali menerima ratusan peserta didik baru lagi.

"Kalau ditambah lagi dengan siswa SMA 8, tentu cukup berat bagi kami dari sisi kapasitas,"katanya.

Widya mengaku hingga kini belum menerima informasi resmi terkait rencana penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 8 Jayapura.

"Sampai hari ini belum ada informasi terkait penerimaan siswa baru SMA 8 tersebut," jelasnya.

Widya mengaku, saat ini, sekitar 150 siswa SMA Negeri 8 yang terbagi dalam empat rombongan belajar (rombel) masih menempati fasilitas SMA Negeri 4 Jayapura. 

Mereka menggunakan laboratorium IPA serta lima ruang kelas untuk mendukung proses pembelajaran.

Meski demikian, secara administrasi dan manajemen sekolah, SMA Negeri 8 tetap berdiri sendiri dengan kepala sekolahnya masing-masing.

"Mereka punya kepala sekolah sendiri. Jadi secara administrasi terpisah, hanya menggunakan fasilitas SMA Negeri 4," terangnya.

Adapun kepadatan jumlah siswa dari kedua sekolah juga berdampak pada pelaksanaan berbagai kegiatan bersama, termasuk upacara bendera yang harus diikuti ribuan siswa dalam satu lokasi.

"Kalau upacara memang cukup sulit karena jumlah siswa sangat banyak. Tetapi sejauh ini masih bisa dilaksanakan bersama. Totalnya bisa mencapai sekitar 2.000 siswa dalam satu kali upacara,"tutur Widya.

Widya berharap pemerintah segera menghadirkan lokasi belajar yang permanen bagi SMA Negeri 8 Jayapura. 

Dengan demikian, proses belajar mengajar di kedua sekolah dapat berlangsung lebih optimal, nyaman, dan sesuai dengan kapasitas yang tersedia.

"Mudah-mudahan ada solusi dari Pemerintah, sehingga pada penerimaan siswa baru di SMA 8 tidak menemui kendala  terkait dengan fasilitas ruangan yang akan menampung siswa mereka nanti,"tutup Widya. (*).

Editor : Yohanes Palen
#Ceposonline.com #kota jayapura #SMA Negeri 4 Jayapura