CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Dinamika politik di Papua, khususnya Kota Jayapura, kembali menghangat.
Dua kader dari partai berbeda, yakni Nicolaas Jouwe dari Partai Nasdem dan Nurdin Thalib dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), resmi kembali bergabung dengan Partai Golkar.
Keduanya menyatakan telah resmi mundur dari partai masing-masing dan memilih kembali berlabuh di Partai Golkar.
Diketahui, Nicolaas Jouwe dan Nurdin Thalib sebelumnya merupakan kader militan Golkar Kota Jayapura.
Namun pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 lalu, keduanya sempat berpindah partai untuk maju sebagai calon anggota DPRK Kota Jayapura.
Sayangnya, pada kontestasi tersebut keduanya belum berhasil terpilih.
Nicolaas Jouwe mengaku, keputusannya kembali ke Partai Golkar telah melalui pertimbangan matang.
Ia menilai Golkar memiliki visi yang sejalan dengan komitmennya dalam membangun masyarakat, khususnya di Kota Jayapura.
“Awalnya memang saya kader Golkar Kota Jayapura, tetapi pada Pileg 2024 saya pindah partai dan bergabung dengan NasDem untuk maju caleg,” ujar Nicolaas Jouwe usai melakukan pertemuan dengan Ketua DPD Golkar Kota Jayapura, Abisai Rollo, Rabu (18/2/2026).
Ondoafi Kayu Pulau ini menyampaikan terima kasih karena kembali diterima di Partai Golkar.
Ia menegaskan, selama berada di Partai NasDem tidak ada persoalan internal.
“Sebenarnya di Partai NasDem saya tidak memiliki masalah apa pun. Hubungan saya dengan para petinggi dan semua kader Nasdem sangat baik dan komunikasinya lancar,”terangnya.
Menurutnya, Golkar adalah rumah politiknya. Secara karier, ia dibesarkan dan dididik di partai berlambang pohon beringin tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya diminta langsung oleh Ketua DPD Golkar Kota Jayapura, bapak Abisai Rollo untuk kembali bergabung dan memperkuat barisan Golkar Kota Jayapura.
Senada dengan itu, Nurdin Thalib mengungkapkan bahwa dirinya telah resmi mundur dari PKS dan kembali ke Partai Golkar.
Ia menyebut langkah politik yang diambil merupakan bagian dari upaya memperluas pengabdian kepada masyarakat.
“Saya sejak tahun 2010 adalah kader Golkar. Namun pada Pileg 2024 saya pindah ke PKS untuk maju caleg,”jelasnya.
Nurdin menilai, melihat eskalasi politik yang berkembang di Provinsi Papua dan Kota Jayapura, dirinya merasa perlu kembali memperkuat Golkar.
Menurutnya, Partai Golkar memberikan ruang terbuka untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah.
“Terima kasih karena kami bisa diterima kembali di Partai Golkar Kota Jayapura. Kami siap bekerja dan mengikuti arahan Ketua DPD untuk membesarkan Partai Golkar di Kota Jayapura,”ujarnya.
Sementara itu kembalinya dua figur politik ini dinilai akan semakin memperkuat struktur dan konsolidasi Partai Golkar menjelang agenda politik ke depan.
Bergabungnya kembali Nicolaas Jouwe dan Nurdin Thalib menjadi sinyal dinamika politik yang terus bergerak di Kota Jayapura.
Partai Golkar pun optimistis tambahan kekuatan tersebut mampu meningkatkan soliditas dan kesiapan partai dalam menghadapi berbagai tantangan politik mendatang. (*).
Editor : Lucky Ireeuw