Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

TPT Ringroad Kembali Ambruk, Persoalan Adat Jadi Penghambat

Jimianus Karlodi • 2026-02-11 12:40:12
Anggota Polresta Jayapura Kota saat melakukan pembersihan material longsor di jalan Raya Ringroad, Rabu (11/2/2026).
Anggota Polresta Jayapura Kota saat melakukan pembersihan material longsor di jalan Raya Ringroad, Rabu (11/2/2026).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Material Tembok Penahan Tebing (TPT) Jalan Raya Ringroad kembali mengalami longsor pada, Selasa (10/2/2026) malam. Akibatnya satu anggota Polresta Jayapura Kota mengalami luka ringan akibat tertimpa serpihan longsor.

 

Berdasarkan pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, material longsor yang didominasi oleh tanah maupun tembok sempat menutup sebagian jalan. Arus lalulintas dilokasi kejadian sempat terganggu, namun tidak berlangsung lama.

 

Sekira 12 personel dan satu alat berat dari Polresta Jayapura Kota melakukan pembersihan material longsor serta melakukan rekayasa lalulintas. Pembersihan material longsor pun berjalan lancar, kendaraan yang melintasi Ringroad kembali normal.

 

Kepada Cenderawasih Pos di lokasi kejadian Kepala Satuan (Kasat) Sabhara Polresta Jayapura Kota AKP. Rischard H. L. Rumboy mengatakan pembersihan dilakukan oleh pihaknya terjadi mulai pukul 09.30 WIT dengan melibatkan setidaknya 12 anggota personil dari Polresta, Polsek Japsel dan Abepura.

 

Ungkapnya peristiwa longsor itu terjadi karena hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada, Selasa (10/2/2026) malam. Akibatnya salah satu anggota Polresta yang melintas di lokasi kejadian mengalami luka ringan akibat terkena batu serpihan longsor.

 

"Akibatnya satu anggota kita di Polresta mengalami luka ringan. Kebetulan tadi malam dia (Korban) melintas disini (lokasi longsor)," ungkapnya.

 

Melihat kondisi tebing yang kemungkinan akan kembali ambruk, Kasat Sabhara Polresta Jayapura Kota itu menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melewati jalan Ringroad ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. 

 

"Ini pasti akan terjadi longsor lagi, karena kondisi baru dan tembok penahan itu masi tergantung. Saya berharap masyarakat kota Jayapura untuk tidak lewat disini ketika hujan deras terjadi," himbauannya.

 

Disatu sisi, Rischard menyayangkan oknum masyarakat adat yang meminta imbalan kepada pihak ketiga yang ingin memperbaiki tebing tersebut. 

 

Dalam konteks ini ia meminta kepada pemerintah Kota Jayapura untuk memberikan penegasan dan pemahaman kepada oknum tersebut, sehingga proyek perbaikan lokasi rawan longsor itu dapat berjalan dengan lancar.

 

"Tidak ada itu!, sudah tidak boleh lagi harus ada ketegasan dari pemerintah kota. Walikota harus berkolaborasi dengan tokoh adat (Ondoafi) beri penegasan kepada oknum-oknum yang memanfaatkan kondisi yang ada dan membawa nama adat," jelas Rischard dengan tegas.

 

Selain itu, dia berharap kepada pemerintah untuk bergerak cepat dalam mengatasi permasalah tersebut. Mengingat kondisi yang terjadi saat ini di Ringroad sangat rawan terjadi longsor. 

 

Melihat kondisi yang terjadi saat ini di Ringroad, Rischard mempertanyakan keberadaan oknum-oknum yang mengatasnamakan Adat di lokasi longsor.

 

"Kalau sudah longsor begini apakah oknum-oknum itu datang membantu membersikan?. Jangan hanya ambil uang lalu pergi. Harus datang kesini, ikut sama-sama membersihkan. Jangan diam-diam saja," pungkasnya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#longsor #ring road #TPT #Ceposonline.com #kota jayapura