CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Subsatgas Polisi Sahabat Anak dan Perempuan (Si-Ipar) Polresta Jayapura Kota, terus aktif memberikan pembelajaran gratis kepada anak-anak Papua.
Lewat program rumah belajar yang mereka miliki, kini sukses menciptakan generasi emas anak-anak Papua untuk pandai membaca dan menulis.
Adapun upaya yang mereka lakukan demi meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Papua khususnya di Kota Jayapura.
Ini merupakan langkah nyata dari Subsatgas (Si-Ipar) Polresta Jayapura dengan menciptakan rumah belajar yang ramah dan inspiratif bagi anak-anak di Kota Jayapura.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Jayapura dalam mendukung pendidikan dasar serta memperkuat peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat, khususnya generasi muda Papua.
Rumah Belajar yang dibentuk ini tidak hanya menjadi tempat anak-anak belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga ruang aman untuk tumbuh dan berkembang secara sosial dan emosional.
"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat anak-anak Papua,"ucap Kasubsatgas Si-Ipar AKP John P. Lerech.
Kata John Lerech, rumah belajar ini diciptakan untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat serta membantu anak-anak yang punya semangat belajar tinggi namun terkendala fasilitas.
Ia mengaku, jika personel Polresta Jayapura Kota juga terlibat langsung sebagai pengajar sukarela, memberikan bimbingan belajar serta pelatihan karakter, seperti disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air.
"Ya, melalui inisiatif ini, kami dari Polresta membuktikan bahwa pendekatan humanis dan edukatif adalah salah satu kunci membangun kepercayaan dan kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat,"bebernya.
Sementara itu kegiatan rutin belajar mengajar di Rumah Belajar Si-Ipar terus dilakukan saat ini.
Melalui program ini, personel Subsatgas Si-Ipar hadir bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai sahabat dan panutan bagi anak-anak
"Jadi, mereka memberikan materi dasar seperti membaca, menulis, berhitung, serta pendidikan moral dan wawasan kebangsaan untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak dini,"terangnya.
Ia mengaku, secara rutin dan bertahap hasilnya mulai terlihat, anak-anak yang sebelumnya masih kesulitan kini sudah mulai lancar membaca dan menunjukkan perkembangan belajar yang signifikan.
"Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan. Belajar tidak hanya soal pelajaran sekolah, tetapi juga membentuk karakter dan rasa percaya diri mereka,” ujarnya.
Adapun kegiatan belajar rutin ini telah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah Jayapura.
"Kita berharap kehadiran Subsatgas Si-Ipar ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus rajin belajar dan berani bermimpi demi masa depan yang lebih baik,"tutup John Lerech. (*).
Editor : Elfira Halifa