Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru saat mengecek kendaraan dinas. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN)
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru resmi menerima kendaraan dinas.
Adapun keduanya sah menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional dinas.
Sementara itu Abisai Rollo dan H.Rustan Saru tercatat sebagai kepala daerah pertama di Papua yang menggunakan produk berenergi non BBM.
Mobil dinas ini juga didesain khusus dengan teknologi canggih ramah lingkungan. Tidak menggunakan BBM melainkan sistem pengisian baterai listrik.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengatakan, kendaraan ini selain ramah lingkungan juga jauh lebih irit soal biaya perawatan sampai bahan bakarnya.
"Jadi, kendaraan dinas ini akan kami gunakan dalam kegiatan pemerintahan,"ucap Abisai Rollo.
Abisai Rollo menyampaikan, pembelian mobil dinas ini karena memang itu sudah ada dalam aturan yang berlaku.
Ia mengaku tertarik menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas, sekaligus mensosialisaikan kepada masyarakat di Kota Jayapura.
Hal ini dilakukan semata untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan teknologi elektrifikasi yang ramah lingkungan dan biaya operasional yang ramah di kantong.
"Kita tau sekarang ini harga BBM sangat mahal, sehingga, penggunaan kendaraan listrik menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan ini sangat murah biaya oprasionalnya," ungkapnya.
Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Jayapura, H.Rustan Saru bahwa mobil listrik ini dipakai sebagai kendendaraan dinas.
"Ini bagian dari efisiensi biaya juga karena menggunakan listrik dan hemat BBM,"kata Rustan Saru.
Selain itu ramah lingkungan dan tentunya polusi udara bisa dikendalikan.
"Kalau semua masyarakat menggunakan mobil listrik saya kira pengendalian terhadap polisi udara bisa diatasi baik,"ujarnya.
Tambah Rustan Saru, karena ini mobil dinas maka peruntukkanya hanya untuk kegiatan Pemerintahan untuk melayani masyarakat di kota ini.
"Saya kira mobil dinas ini cukup safety dari sisi keamanan juga dan tentunya penggunaan kendaraan listrik menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan bahan bakar minyak (BBM),"tutup H.Rustan Saru. (*).
Editor : Agung Trihandono