Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Ternyata Usia Kloofkamp Lebih Tua dari Kota Jayapura, Berikut Sejarahnya

Gratianus Silas • 2025-03-15 11:59:47
Foto bivak Hollandia yang dibangun di Kloofkamp; membentang dari teluk Jayapura (sekarang Taman Imbi/Kantor DPRP) hingga ke kaki Pegunungan Cycloop (sekarang kolam renang Ajen). Foto diambil pada 1945
Foto bivak Hollandia yang dibangun di Kloofkamp; membentang dari teluk Jayapura (sekarang Taman Imbi/Kantor DPRP) hingga ke kaki Pegunungan Cycloop (sekarang kolam renang Ajen). Foto diambil pada 1945

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Jika berbicara soal sejarah Kota Jayapura, maka tentunya tak lepas dari Kloofkamp.

Lantas, apa itu Kloofkamp?

Kloofkamp adalah nama suatu tempat atau wilayah di Kota Jayapura.

Wilayah Kloofkamp berlokasi pusat Kota Jayapura, tepatnya di Distrik Jayapura Utara.

Lebih spesifiknya lagi, Kloofkamp terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gurabesi, yang membentang dengan patokan dari Masjid Raya Baiturrahim Jayapura hingga kolam renang Ajen.

Namun, tahukah kalian jika Kloofkamp ini sudah ada bahkan sebelum Kota Jayapura didirikan?

Dengan kata lain, usia wilayah ini lebih tua ketimbang Kota Jayapura itu sendiri.

Bahkan, dulunya wilayah Kloofkamp lebih luas dari yang telah disebutkan sebelumnya di atas.

Berikut sejarah Kloofkamp di Kota Jayapura:

Pada 28 September 1909, satu regu militer dari kerajaan Belanda di bawah pimpinan Kapten Infanteri FJP Sachse berlabuh di Teluk Youtefa, Kota Jayapura.

Dari sana Kapten Sachse dan pasukannya segera melakukan kegiatan eksplorasi secara terbatas dan membuat peta daerah setempat.

Sebagai tempat pertama bagi bivaknya, dipilih tempat yang kering di dekat aliran Kali Anafre yang berasal dari Pegunungan Cycloop, yaitu daerah di mana Jalan Ahmad Yani membujur.

Daerah ini diberi nama Kloofkamp.

Penduduk pertama pemukiman baru ini terdiri dari 4 perwira, 80 prajurit, 60 pemikul barang.

Selanjutnya terdapat pula buruh, pelayan-pelayan, istri-istri, dan anak-anak yang berjumlah sekitar 270 orang.

Kloofkamp sendiri berasal dari bahasa Belanda klaaf yang berarti lembah sempit.

Sesuai namanya, lokasi dataran atau lembah sempit Kloofkamp membentang dari tepi teluk Pelabuhan Jayapura (saat ini kawasan Taman Imbi dan gedung DPR Papua) sampai ke kaki Pegunungan Cycloop (kolam renang Ajen).

Namun, saat ini, cakupan Kloofkamp jauh lebih sempit, yakni berpatokan pada Masjid Raya Baiturrahim Jayapura hingga kolam renang Ajen.

Daerah terbukti sangat strategis.

Tak ayal, berbagai fasilitas dibangun di daerah bivak Hollandia ini, mulai dari rumah sakit, Kantor Perwakilan Kepala Staf (Quarter Master Depot), disel pembangkit tenaga listrik, pabrik es, pom bensin, dan kolam renang.

Sekarang, di wilayah ini berdiri Asrama Polisi (Aspol) Republik Indonesia, Rumah Sakit Marthen Indey milik TNI Angkatan Darat, sekolah, perguruan tinggi, hingga Kolam Renang Ajen.

Barulah pada tanggal 7 Maret 1910, setelah bivak Kloofkamp selesai dibuat, Kapten Infantri FJP Sachse berketetapan untuk memberikan nama bagi daerah dengan ikon arca almarhum Laksamana Madya TNI (Anumerta) Yosaphat "Yos" Sudarso, dengan nama Hollandia.

Kata Hollandia sendiri berasal dari kata "hol" yang berarti lengkung atau teluk, dan "land" yang berarti tanah atau tempat.

Jadi, Hollandia artinya tanah yang melengkung atau tempat yang berteluk.

Kondisi alam Kota Jayapura yang lekuk-lekuk mirip dengan garis pantai utara Negeri Belanda, sehingga Kapten Sachse mencetuskan nama Hollandia.

Oleh Kapten Sachse, Hollandia dibagi menjadi dua bagian, yakni Hollandia Haven dan Hollandia Binnen.

Hollandia Haven tertelak di bagian pelabuhan (sekarang pusat Kota Jayapura).

Sedangkan Hollandia Binnen dibangun di satu lembah yang diapit oleh tanah perbukitan (sekarang Abepura).

Dari Hollandia Haven ke Hollandia Binnen kira-kira  menempuh jarak 10 kilometer.

Dengan karakteristik inilah, Hollandia disebut sebagai two cities within a city, atau dengan kata lain, dua kota di dalam satu kota. (*)

Sumber

Sejarah Sosial Daerah Irian Jaya dari Hollandia ke Kotabaru 1910 - 1963

Studi Kasus Migrasi di Papua: Perkembangan Kota Hollandia 1944 - 1962

Editor : Gratianus Silas
#hollandia #DPR Papua #Ceposonline.com #Jayapura #kota jayapura #kloofkamp #Pegunungan Cycloop