Kondisi Kota Jayapura yang terlihat padat, untuk itu pembangunan diarahkan ke kawasan distrik Muara Tami. (Noel Wenda/Cenderawasih Pos)
Perlunya Kota Jayapura Memiliki Visi Penataan Transportasi dan Penataan Kota
Arus urbanisasi di Kota Jayapura tiap tahunnya terus bertambah, maka Kota Jayapura sebagai Ibu Kota Provinsi Papua harus memiliki penataan kota yang memiliki visi ke depan
Laporan : Noel Wenda
Pemerintah Kota Jayapura diharapkan menata Kota Jayapura secara baik dan benar dalam pengembangan penataan kota sesuai tata ruang yang ada.
Ya, selain jalan yang sudah dibangun oleh pemerintah menjadi dua jalur, maka perlu juga ada gebrakan dari Pemerintah Kota Jayapura dan Provinsi Papua, dalam penataan trasportasi di Kota Jayapura guna mengurangi kemacetan seperti mengajak masyarakat untuk memilih angkutan umum ketimbang angkutan pribadi.
Mengingat jelang PON XX Tahun 2020 pemerintah Provinsi Papua, kota, dan Kabupaten Jayapura dapat merencanakan siklus dan trasportasi umum agar masyarakat dapat menggunakan kendaraan umum.
"Pemerintah harus upayakan membangun jalan alternatif baru, kedua bagaimana orang bisa lebih cenderung menggunakan angkutan pribadi, karena jika semua orang memakai angkutan pribadi maka jalan akan penuh," kata Ketua Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Cenderawasih, (Uncen)Dr Ir Harminis Rante ST MT.
Luas Kota Jayapura adalah 940 Km2 atau 940.000 Ha, terdiri dari 5 distrik, terbagi menjadi 25 kelurahan dan 14 kampung itu, Kota Jayapura memiliki kondisi geografis yang indah secara alami maka jika dimanfaatkan oleh Pemkot dengan baik melalui wisata bahari pasti akan memberikan dampak yang besar.
Pengamat Perencanaan Kota dari Uncen itu mengatakan dari studi kasus yang dilakukan para mahasiswa, di jalur Bus Damri Kota Jayapura, masyarakat tidak mengetahui persis waktu operasi Bus Damri, bahkan masyarakat sampai menunggu lama.
"Masyarakat maunya cepat, jadi tiba di halte maksimal 5 - 19 menit sudah bisa jalan, jadi kita harus mendorong agar masyarakat lebih senang menggunakan angkutan umum dari pada angkutan pribadi," katanya.
Ya, dia menyebut Kota Jayapura terletak pada 1°28”17,26”LS - 3°58'082”LS dan 137°34'10,6”BT - 141°0'8'22”BT memiliki keungulan letak geografi berbukit dengan view laut luas dengan bibir pantai dan memiliki pantai hingga Teluk Youtefa yang indah Kota Jayapura ini kalau ditata baik akan kelihatan indah.
Selain itu Kota Jayapura membutuhkan Play Groud atau taman terbuka hijau yang dilengkapi dengan, kanopi, trotoar tempat santai dan bermain anak-anak, perlujuga dipikirkan lebih jauh.
"Memang tempat tersebut sudah ada yakni di Mesran tapi itu kecil, di Anafri tidak terurus, karena taman kota itu memungkinkan orang berekreasi dengan adanya taman bisa juga mengurangi kriminalitas karena masyarakat bisa melakukan ativitas berolahraga atau bersantai," katanya.
Selain itu, pemerintah juga harus memikirkan untuk mengatasi persoalan banjir, sebab kurangnya kesadaran masyarakat terkait masalah sampah yang masih sangat kurang.
"Masih banyak yang buang sampah sembarang, dan daerah hijau harus dijaga dengan baik supaya kawasan tersebut tidak rusak, seperti skyland, APO, Angkasa boleh ad apemukiman tapi di kaji amdalnya dulu baru di bangun, jadi rencana pembangunan ke arah muara tami akan sangat baik mengatasi kerusakan cagar alam Cycloop. (*/wen)
Editor : Administrator