CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan Gereja Katolik Santo Simon Petrus di Timika, Papua Tengah.
Penyerahan dilaksanakan di Kantor Bupati Keerom, Senin (22/6/2026). Gusbager, menyerahkan bantuan dengan total Rp1 miliar dan diterima langsung oleh panitia pembangunan gereja.
Sebelumnya, Bupati Gusbager telah menyerahkan dana secara simbolis dalam bentuk uang muka senilai Rp100 juta beberapa waktu lalu saat mengunjungi langsung bangunan gereja di Timika.
Pemberian bantuan ini disebut sebagai prioritas pemerintah untuk mendukung persatuan umat. Selai itu, bantuan ini juga bentuk tanggung jawab moral atas dukungan masyarakat lokal terhadap pendidikannya di masa lalu yang mendapatkan beasiswa dari LPMAK.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menyebut dirinya sudah menerima proposal sejak tahun 2023. Namun kebijakan fiskal daerah pada 2023 sempat menghambat penyaluran bantuan tersebut, sehingga komitmen tersebut baru dapat direalisasikan di tahun ini.
Bupati dua periode itu menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom tahun ini mengalokasikan bantuan untuk berbagai rumah ibadah, baik di dalam maupun di luar wilayah Keerom.
“Menepati janji saya untuk memberi bantuan hibah kepada Kapela atau Gereja Santo Simon Petrus, Timika, yang bersumber dari APBD Kabupaten Keerom. Atas usulan atau proposal yang diberikan beberapa tahun lalu, baru kita bisa dapat membantu hari ini,” ujarnya.
“Dana ini semoga dapat bermanfaat untuk pembangunan gereja. Kebaikan itu tidak punya batas dan tidak bertepi. Provinsi mau dibagi mau jadi tujuh, mau delapan, sembilan, Papua tetap satu, titik. Itu yang harus kita pegang. Bahwa Papua tetap Papua, satu Papua,” sambungnya.
Menurutnya, membantu sesama merupakan prinsip "lima roti dan dua ikan" yang ia yakini dapat membawa keberkahan bagi pembangunan daerah Keerom.
“Dari apa yang sedikit dari Keerom kita membagi untuk saudara-saudara di tempat lain. Keerom tidak hanya membangun dirinya untuk dirinya, tapi membangun Keerom ini untuk semua umat. Tidak hanya Katolik, tidak hanya Kristen, tapi semua umat beragama, dan kepada semua umat manusia,” ucapnya.
“Ini yang sedang kita sampaikan kepada siapa saja. Mudah-mudahan pesan ini bisa diterima bahwa Papua yang berbeda-beda provinsi, Papua itu tetap satu,” pungkasnya.
Kemudian Pastor Paroki Katedral Timika, Benyamin Magai mewakili umat dan suku Amungme, menyampaikan banyak terima kasih kepada Bupati Keerom.
“Bupati seorang pemimpin yang cerdas akan melihat semua hal. Tidak melihat fokus satu tempat, tapi banyak hal yang membutuhkanz Dan sekali lagi, atas nama umat, saya sebagai gembala mengucapkan terima kasih,” pungkasnya. (*)
Editor : Weny Firmansyah