CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo resmi melantik Pejabat Sementara (Pjs.)Kepala Pemerintahan Kampung (KPK) Tobati.
Adapun proses pelantikan KPK Tobati tersebut digelar di Kantor Kampung Holtekamp, Senin (23/2/2026).
KPK Tobati sebelumnya dijabat oleh Otniel Merauje, namun untuk sementara waktu digantikan oleh David Merauje.
Pergantian ini dilakukan karena Otniel Merauje tengah menjalani masa pemulihan akibat sakit sehingga tidak dapat menjalankan tugas pemerintahan secara maksimal.
“Ya, hari ini saya resmi melantik Pj Sementara KPK Tobati,” ungkap Abisai Rollo usai prosesi pelantikan.
Menurutnya, penunjukan Pj Sementara bertujuan untuk mengisi kekosongan jabatan agar roda pemerintahan kampung tetap berjalan dengan baik.
Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut bersifat sementara hingga KPK definitif kembali aktif usai sembuh dari sakitnya.
“Ini sifatnya sementara sampai nanti KPK yang lama sembuh dan bertugas lagi,” tegas pria yang biasa disapa ABR ini.
ABR berharap David Merauje mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, melanjutkan program pembangunan yang telah dirancang, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kampung Tobati.
“Saya berharap Pj KPK Tobati yang baru mampu menjaga stabilitas pemerintahan kampung dan memperkuat sinergi antara pemerintah kampung dan masyarakat,” ujar Politisi Golkar ini.
Ia juga meminta agar Pj KPK merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk Bamuskam dan para tokoh adat maupun tokoh agama, guna menciptakan situasi yang aman, harmonis, dan kondusif.
Lebih lanjut, Abisai Rollo menegaskan bahwa kinerja KPK akan terus dipantau dan dievaluasi.
Ia mengingatkan agar jabatan yang diemban tidak disalahgunakan, serta anggaran kampung harus dikelola secara transparan dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi.
Adapun pergantian ini menjadi bagian dari dinamika pemerintahan kampung yang bertujuan menjaga efektivitas pelayanan publik serta memastikan pembangunan di Kampung Tobati tetap berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat.
“Kalau macam-macam dan berbuat aneh di kampung, kemudian ada aspirasi masyarakat masuk untuk minta diganti, maka saya akan ganti seketika itu juga,”tutup ABR. (*)
Editor : Agung Trihandono