Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Hadirkan Pertamina dan Pemilik SPBU Wali Kota Jayapura Ungkap Penyebab Antrean Kendaraan di SPBU

Yohanes Palen • 2025-12-10 19:24:05

 

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota, Rustan Saru ketika mengelar rapat koordinasi bersama Forkopimda, Pertamina, serta para pemilik SPBU, Rabu (10/12/2025).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota, Rustan Saru ketika mengelar rapat koordinasi bersama Forkopimda, Pertamina, serta para pemilik SPBU, Rabu (10/12/2025).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Antrean panjang kendaraan disejumlah SPBU di wilayah Kota Jayapura kini mendapatkan perhatian Pemerintah Kota Jayapura.

 

Adapun Pemerintah Kota Jayapura akan segera menertibkan antrean kendaraan tersebut yang mana selama ini menimbulkan kemacetan.

 

Sementara itu sebelum bertindak dilapangan, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota, Rustan Saru kini mengelar rapat koordinasi bersama Forkopimda, Pertamina, serta para pemilik SPBU, Rabu (10/12/2025).

 

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota ini guna menindaklanjuti maraknya antrean panjang dan kemacetan di sejumlah SPBU di Kota Jayapura.

 

"Kita bisa lihat sendiri disejumlah SPBU dimana lonjakan antrean ini meningkat signifikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,"ucap Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo.

 

Abisai Rollo menegaskan, kondisi antrean BBM yang merembet hingga badan jalan sudah tidak dapat ditoleransi karena mengganggu aktivitas masyarakat serta memicu kemacetan di berbagai titik.

 

“Antrean di beberapa SPBU sudah membuat kemacetan yang cukup panjang, kondisi ini sudah dikeluhkan masyarakat selama ini,"ujar pria yang biasa disapa ABR ini.

 

Untuk itu pihaknya ingin agar tidak ada lagi antrean kendaraan disejumlah SPBU di Kota Jayapura apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru.

 

ABR menjelaskan, pada hasil rapat bersama dengan Pertamina dan SPBU juga mengungkapkan sejumlah faktor atau penyebab utama yang memicu antren kendaraan, terutama pada pengisian BBM jenis solar. 

 

Temuan lapangan menunjukkan adanya mobil dengan tangki yang dimodifikasi untuk menambah kapasitas.

 

Kemudian pengisian berulang hingga 2–3 kali dalam sehari dan adanya praktik “backing” oleh oknum tertentu untuk melancarkan penyimpangan.

 

Selain itu kendaraan yang mengantre solar subsidi bukan untuk operasional, tetapi untuk dijual kembali.

 

Atas sejumlah fakta tersebut ABR menegaskan, praktik-praktik tersebut tidak boleh dibiarkan karena merugikan masyarakat dan memicu kemacetan.

 

“Jadi, ada kelompok tertentu yang sengaja menyiapkan mobil untuk mengambil solar subsidi lalu menjualnya kembali. Ini yang akan kita tertibkan,”beber politisi Golkar ini.

 

Sebagai langkah tegas, kini Pemerintah Kota Jayapura bersama Forkopimda akan mengerahkan Tim Terpadu Keamanan untuk melakukan patroli rutin dan mengawasi seluruh aktivitas pengisian BBM disemua SPBU.

 

Wali Kota juga akan meminta dukungan Kapolresta Jayapura Kota dan Dandim agar penegakan aturan berjalan maksimal.

 

“Jika ada yang kedapatan melakukan pelanggaran, akan diberikan sanksi tegas agar memberikan efek jera,”pintanya.

 

Disisi lain Pemkot Jayapura kini akan melakukan penertiban jam pengisian solar subsidi

 

Sesuai Instruksi Wali Kota Jayapura Nomor 5 Tahun 2025, pengisian BBM jenis solar bersubsidi kini diatur berdasarkan kategori kendaraan.

 

Dimana untuk truk material dan angkutan barang umum dimulai pukul 18.00–22.00 WIT

 

Kemudian untuk taksi starwagon dan taksi online dimulai jam 12.00–22.00 WIT. Kendaraan logistik dan kontainer mulai jam 09.00–18.00 WIT

 

"Saya berharap para pemilik kendaraan disiplin mengikuti jadwal yang telah ditetapkan agar antrean panjang tidak kembali terjadi, tentu kita akan awasi dilapangan dengan ketat,"tutup ABR. (*).

Editor : Lucky Ireeuw
#Pemkot jayapura #Ceposonline.com #kota jayapura