Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Pemkot Jayapura Luncurkan Aplikasi Smart Asset

Yohanes Palen • 2025-12-03 22:27:50

 

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat menempelkan sidik jari pada peluncuran Aplikasi Smart Asset yang merupakan inovasi BPKAD Kota Jayapura, Rabu (3/12/2025). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat menempelkan sidik jari pada peluncuran Aplikasi Smart Asset yang merupakan inovasi BPKAD Kota Jayapura, Rabu (3/12/2025). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pemerintah Kota Jayapura resmi meluncurkan aplikasi Smart Asset, sebuah sistem digital untuk manajemen aset daerah.

Adapun aplikasi Smart Asset tersebut merupakan jarum baru pada tata kelola aset Daerah Pemkot Jayapura.

Aplikasi Smart Asset tersebut merupakan terobosan dan inovasi baru yang dilakukan oleh BPKAD Kota Jayapura.

Melalui portal Smart Asset tersebut nantinya seluruh aset, baik tanah, gedung, hingga kendaraan kini dapat dicatat, dilacak, dan dikelola secara transparan.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan apresiasi kepada Kepala BPKAD Kota Jayapura, Dessy Wanggai atas inovasi baru dalam tata kelola aset di Pemkot Jayapura melalui aplikasi Smart Asset.

"Ya, tentu ini sebagai bagian dari upaya transformasi tata kelola pemerintahan menuju birokrasi yang lebih modern dan akuntabel,"ucap Abisai Rollo.

Menurutnya, Pemerintah Kota Jayapura memiliki visi yang jelas yakni menjadikan Kota Jayapura yang mandiri, moderen dan berkelanjutan melalui penerapan tata kelola pemerintahan yang baik.

Salah satu pilar utama dari visi tersebut adalah akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya daerah termasuk aset daerah.

"Simtem Smart Asset yang kita luncurkan sekarang adalah bukti bahwa Jayapura siap menjadi kota cerdas (smart city),"tutur pria yang biasa disapa ABR ini.

ABR berharap inovasi ini terus berkelanjutan oleh BPKAD dalam mengembangkan fitur dan integrasi sistem ini agar relevan dengan dinamika perkembangan kota.

"Jadi dengan adanya smart asset ini menjadi Kota Jayapura sebagai role model bagi daerah lain di Tanah Papua dan daerah lain dalam tata kelola aset daerah yang modern,"pintanya.

Ditempat yang sama, Kepala BPKAD Kota Jayapura, Dessy Wanggai menyampaikan, pengelolaan aset daerah merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Aset pemerintah daerah, khususnya
berupa tanah dan bangunan, memiliki nilai strategis sebagai instrumen
pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, pengelolaan aset tanah dan bangunan di lingkungan Pemerintah
Kota Jayapura masih menghadapi hambatan atau tantangan mendasar
dalam pengelolaan aset,

Adapun tantangan tersebut tetkait dengan
akurasi data dimana pihaknya kesulitan dalam memverifikasi keberadaan fisik aset
secara real-time.

Banyak aset tanah dan bangunan yang status kepemilikannya belum jelas. Sebagian masih berada di bawah
penguasaan masyarakat adat tanpa adanya dokumen formal kepemilikan
(sertifikat).

Sebagian lainnya merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten induk, tetapi tidak disertai bukti administrasi dan kepemilikan yang lengkap.

Sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum atas kepemilikan aset milik Pemerintah Daerah Kota Jayapura.

Kemudian pemetaan lokasi, dimana pihaknya keterbatasan dalam mengetahui lokasi geografis aset, khususnya tanah dan bangunan yaitu batas2 tanah.

Lalu efisiensi audit yang mana proses inventarisasi dan stock opname yang memakan waktu dan biaya besar.

"Untuk Menjawab tantangan ini, saya selaku Kepala BPKAD yang sedang mengikuti Diklat PKN II Angkatan XXX Tahun 2025 berinisiasi atau melakukan proyek perubahan transformasi melalui pemanfaatan teknologi terkini yaitu Smart Asset,"terangnya Dessy Wanggai.

Kata Dessy Wanggai, aplikasi Smar Asset tersebut sebagai transformasi tata kelola aset daerah melalui integrasi Internet of Things (IoT) dan Geographic Information System (GIS) di Kota Jayapura.

Smart Asset bukan hanya sekadar sistem informasi, melainkan sebuah ekosistem pengelolaan aset yang menggabungkan dua teknologi
revolusioner.

Sehingga melalui Internet of Things (IoT), memungkinkan pemasangan perangkat
sensor atau tagging pada aset daerah.

IoT berfungsi untuk mencatat,
memonitor kondisi fisik, dan memverifikasi keberadaan aset secara realtime.

Lalu Geographic Information System (GIS) sendiri berfungsi sebagai peta digital interaktif yang menyajikan seluruh data aset daerah dalam bentuk visual geografis yang akurat.

Sehingga semua aset, mulai dari tanah, bangunan, hingga kendaraan (di jangka menengah), terpetakan dengan koordinat yang jelas.

Dengan integrasi ini, data yang ditampilkan BPKAD adalah data aktual yang terverifikasi secara fisik (IoT) dan teridentifikasi secara lokasi (GIS).

Lanjut Dessy Wanggai jika, peluncuran Smart Asset memiliki tujuan utama yaitu, meningkatkan akurasi dan keandalan data aset daerah.

Kemudian Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan, pemeliharaan, dan
pengamanan aset.

Selain itu mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang cepat dan
tepat oleh pimpinan daerah.

Adapun manfaatnya adalah pada pengamanan aset, mencegah sengketa dan pendudukan ilegal aset tanah melalui pemetaan GIS yang valid.

Kemudiab pemeliharaan prediktif yang memungkinkan pemeliharaan aset misalnya kendaraan atau bangunan berdasarkan kondisi real-time yang dilaporkan sensor IoT.

Selain itu transparans, dimana secara data aset dapat diakses secara real-time oleh pihak yang berkepentingan dan meningkatkan transparansi publik.

"Smart Asset adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Jayapura untuk menjadi daerah yang progresif dan adaptif terhadap kemajuan
teknologi,"tutup Dessy Wanggai. (*).

Editor : Lucky Ireeuw
#Jopalala #Walikota jayapura #Ceposonline.com #kota jayapura #Abisai Rollo