CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pemkot Jayapura kini mulai membangunkan rumah layak huni kepada masyarakat di Kota Jayapura.
Pembangunan rumah layak huni tersebut kini dimulai dari Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.
Adapun rumah layak huni tersebut nantinya diberikan kepada penerima manfaat atau masyarakat yang kurang mampu atau yang belum memiliki rumah.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengatakan, pembangunan rumah layak huni untuk 14 Kampung di Kota Jayapura telah dimulai.
"Pembangunannya kita mulai dari Kampung Skouw Sae kemudian dilanjutkan ke Kampung yang lainnya,"ungkap Abisai Rollo ketika ditemui usai peletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Kampung Skouw Sae, Selasa (21/5/2025).
Abisai Rollo menyampaikan, setiap Kampung di Kota Jayapura nantinya mendapatkan bantuan 2 unit rumah.
Iapun memastikan pembangunan rumah-rumah ini harus tuntas hingga bulan Desember 2025 nanti.
"Rumah yang kita bangun ini untuk diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu atau belum memiliki rumah,"terang pria yang biasa disapa ABR ini.
ABR menjelaskan, khusus di tiga Kampung perbatasan yakni Skouw Sae, Skouw Yambe dan Skouw Mabo itu bangunannya rumahnya berbeda dengan Kampung lainya.
"Jadi rumahnya tidak pakai atap seng, tetapi langsung dicor, karena seng tidak akan bertahan lama, cepat karat dan rusak akibat uapan air laut,"terangnya.
Ditempat terpisah Plt.Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Asep Khalid mengatakan,
rumah layak huni ini akan dibangun di 14 Kampung dan 7 Keluruhan di Kota Jayapura.
"Jadi totalnya ada 35 unit rumah layak huni yang dibangun tahun ini dengan anggaran yang bersumber dari dana Otsus Pemkot Jayapura,"terang Asep.
Adapun rinciannya yakni, 28 unit rumah dibangun di 14 Kampung dengan satu Kampung mendapatkan bantuan 2 unit rumah.
Kemudian 7 unit rumah lainnya akan dibangun di 7 Kelurahan di Kota Jayapura.
Kata Asep bahwa, program bantuan pembangunan rumah layak huni tersebut kini dimulai dari Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami dan akan dilanjutkan ke Kampung yang lainnya.
"Sasaran penerima manfaatnya kepada masyarakat yang belum memiliki rumah dan tidak mampu,"pungkas Asep. (*).
Editor : Lucky Ireeuw