Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

YBAW, Foker dan 6 Perwakilan Wilayah Adat Bantah Usulkan Perubahan Huwulama jadi Heseloma

Deni Tonjau • 2026-02-27 17:41:16

 

Direktur YBAW Laurens Lanny bersama 6 perwakilan wilayah adat saat mengklarifikasi usulan perubahan nama Huwulama ke Huseloma di kantor Foker LSM jalan Bhayangkara atas Wamena. Jumat (27/2/2026).
Direktur YBAW Laurens Lanny bersama 6 perwakilan wilayah adat saat mengklarifikasi usulan perubahan nama Huwulama ke Huseloma di kantor Foker LSM jalan Bhayangkara atas Wamena. Jumat (27/2/2026).

CEPOSONLINE.COM.WAMENA - Yayasan Bina Adat Welesi (YBAW), Forum Kebersamaan (Foker) LSM Papua bersama 6 perwakilan wilayah adat membantah tegas adanya pengusulan pergantian nama Huwulama ke Heseloma, sebab draf yang diusulkan untuk Perda perlindungan wilayah masyarakat ada tidak nama tersebut. Jumat (27/2/2026).

Direktur YBAW Laurens Lani menegaskan pihaknya sudah menlakukan penggecekan draf 18 pemetaan wilayah adat yang ada di Kabupaten Jayawijaya yang diusulkan kepada pemerintah melalui Bagian Hukum dan tidak usulan tentang perubahan nama Huwulama ke Heseloma dalam dokumen itu.

"Kami tidak tahu dan tak pernah usul perubahan nama Huwulama Ke Heseloma, yang kami petakan itu 18 wilayah adat dimana 12 Masuk di Suku Hubula, 2 Wilayah masuk wilayah Suku Walak, 3 Wilayah Masuk Lanny dan 1 wilayah masuk ke Nduga,"ungkapnya di Wamena.

Pemetaan 18 wilayah adat ini dilakukan diusulkan YBAW kepada pemerintah karena sudah mengkaji, dengan melakukan pendekatan wilayah adat, sebab pendekatan ini sudah ada sebelum gereja dan pemerintah masuk hanya belum ditulis dan penendekatan itu sudah memenuhi syarat Oukul, Wen, Wim Wam, Wene (O4W) yang sudah ada dari dulu.

Ditempat yang sama perwakilan Foker LSM Papua Penias Itlay mengaku pada saat demo kemarin di DPRK terkait perubahan nama Huwulama ke Heseloma, dari foker sama sekali tidak tahu, dan dalam pengkajian yang dilakukan YBAW dua nama ini tidak pernah muncul.

"Yang kami tahu seperti nama Huwulama merupakan nama suku bukan wilayah adat sehingga tak pernah masuk dalam dalam usulan perda perlindungan wilayah adat, sehingga kalau warga mencurigai kita yang mengusul, itu sama sekali tidak benar." tegas Itlay
(*)

Editor : Weny Firmansyah
#masyarakat #Jayawijaya #Ceposonline.com #suku #Adat